Main Menu

Perbedaan Airbus A350-1000 dengan A350-900

Rosyid
01-09-2018 07:56

Airbus A350-1000 (Dok. Airbus/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Airbus A350-1000 adalah pesawat ultra modern yang mulai beroperasi secara komersial tahun ini. Maskapai pertama yang menerbangkan adalah Qatar Airways.

 

Pesawat ini merupakan versi panjang dari Airbus 350-900 yang beroperasi lebih dulu. Sekitar 95% dari sistemnya, demikian pula komponennya. Kedua pesawat ini memiliki rating yang sama yang artinya pilot A350-900 bisa menerbangkan versi 1000 ini.

Bagaimana membedakan dua pesawat jarak jauh ini. Ada banyak indikator yang bisa digunakan untuk membedakannya. laman the pointsguy merinci beberapa diantaranya.

Indentitas pesawat ini bisa dilihat dari kode yang terpampang di jadwal penerbangan. A350-900 diberi kode 359 atau A359. Sementara A350-1000 memiliki 35K atau A35K.

Jika melihat penampakannya, ada beberapa ciri yang membedakan. A350-1000 lebih panjang, sekitar 7 meter.

Ciri khas lainnya, landing gear. A350-900 memiliki delapan roda, sementara abangnya 12 roda. Pada 900, terbagi menjadi empat pasang roda, sementara pada versi yang lebih besar, terbagi menjadi empat set yang masing-masing tiga roda.

Penambahan roda ini karena beban maksimunnya juga berbeda, 280 metrik ton vs 308 metrik ton.

Diameter roda juga berbeda meskipun sulit dilihat dari jauh. Untuk A350-900 menggunakan roda berdiameter 23 inch, sementara A350-1000 menggunakan roda berdiameter 22 inch. sementara sepasang roda di bawah hidung pesawat sama-sama berdiameter 16 inch.

Ciri lainnya adalah jumlah jendela. Tidak perlu hitung semua jendela, tapi jendela antara pintu tiga dan empat. A350-900 memiliki 17 jendela, sementara A350-1000 punya 22 jendela.

Kedua pesawat ini menggunakan mesin yang sama yaitu Rolls Royce Trent XWB, namun memiliki produksi tenaga yang berbeda. Ada empat mesin yang menerbangkan A350-1000, masing-masing memiliki daya dorong hingga 97.000 lb, sementara pada A350-900 daya dorongnya 93000 lb. A350-1000 bisa membawa bahan bakarlebih banyak yaitu 158,791 liter dibandingkan 140,795 liter pada 900. Namun A350- 1000 tidak bisa terbang nonstop sejauh A350-900, karena bobotnya yang lebih berat. Yang besar daya jelajahnya maksimal 9.150 mil, sementara yang kecil 9.320 mil.

Daya tarik utama A350-1000 bagi maskapai adalah ukuran yang lebih besar dan kapasitas tempat duduk yang lebih banyak. Dibandingkan versi 900, ada tambahan kursi rata-rata 40 kursi tergantung konfigurasi. Contoh Qatar Airways yang mengoperasikan kedua tipe tersebut. Qatar Airways A350-1000, memiliki 46 kursi di kelas QSuite Business Class dan 281 kursi di kelas ekonomi. Itu artinya tambahan 10 kursi di kelas business dan 34 kursi di ekonomi dibandingkan A350-900.

Pesawat ini memiliki daya angkut kargo lebih besar. Pada A350-900, ruang kargo dibagian depan sayap bisa memuat 20 air container dan 16 air container dibelakang sayap. Pada 1000, dibagian depan bisa membuat 24 air container dan 20 air container dibelakang sayap.

Sementara diruang kokpit, keduanya sama. Termasuk enam layar besar yang dioperasikan dengan track ball dan mouse, bukan layar sentuh.

Mulai November, Qatar Airways akan melayani rute Singapura-Doha menggunakan pesawat A350-1000, menggantikan tipe A350-900 yang dipakai sekarang ini.


Rosyid

Rosyid
01-09-2018 07:56