Main Menu

Netizen Marah dan Serukan #SaveGojek

Dani Hamdani
18-12-2015 10:44

Go-Jek (GATRA/Rifki M Irsyad)

Jakarta, GATRANews - Surat Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan kepada Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Badrodin Haiti untuk menindak layanan-layanan transportasi berbasis aplikasi dalam jaringan (daring), seperti Go-Jek, GrabBike, Uber, dan lainnya, menuai reaksi masyarakat, termasuk netizen pengguna Twitter.

 

"This country will not see any progress if the people who leads it are old fashioned and narrow minded people. #SaveGojek" ujar Zig zagler di akun ‏@blunatique.  

 

Tagar Save Gojek pun menjadi trending topic di Twitter. Mayoritas pengguna Twitter menyatakan kemarahan atas keputusan pelarangan layanan ojek online tersebut.

 
INDRA BEKTI, lewat akun ‏@indrabektiasli malah menyodok Menteri Perhubungan Ignatius Jonan. " Tadinya saya kagum dengan pak @kemenhub151 tapi agak kecewa dengan kebijakannya yang kurang prorakyat nih #SaveGojek," tulis Indra.
 

Salah satu netizen dengan akun Twitter @haykalkamil mengatakan: "Puluhan thn Ojek pangkalan beroperasi tp ga ada apa-apa, knp skrg Ojek online jd masalah? Online membuat semua lbh mudah& terdata #SaveGojek."

 

@ibethszone: "Sya pengguna gojek dr stasiun dan merasa JAUH lbh aman drpd naik angkot pak. Tolong kaji ulang peraturan bapak! @IgnasiusJonan #SaveGojek"

 

Pihak Gojek, seperti dilaporkan Antara, masih belum memberi keterangan. Sementara dalam akun Twitter resmi Kemenhub di @kemenhub151 pada Kamis malam menegaskan dalam cuitannya bahwa layanan transportasi berbayar menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, mobil penumpang, mobil barang, dengan aplikasi internet contoh Gojek, Grab Bike, Uber Taxi, dan lain-lain bukanlah angkutan umum.

 

Itu diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, PP N0. 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, serta KM 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Di Jalan Dengan Kendaraan Umum dan KM. 69 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang.

‏@kemenhub151: "Terkait hal tsb, Menhub telah mengirimkan surat kepada Kapolri agar dpt mengambil langkah2 sesuai dgn peraturan yg berlaku"


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
18-12-2015 10:44