Main Menu

Bigo Live Berterima Kasih kepada Kemenkominfo

didi
17-01-2017 09:09

Jakarta, GATRAnews - Penyedia platform live streaming daring, Bigo Live, mengungkapkan terima kasihnya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah membuka blokir layanan tersebut secara penuh. Bigo Live sudah mulai bisa diakses kembali dan berjanji akan memberikan kontribusi positif terhadap industri digital di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi aturan yang berlaku di semua negara tempat kami beroperasi, bahkan di Indonesia. Untuk di Indonesia, kami punya 10 karyawan yang khusus bertugas memonitor konten yang tidak sesuai, untuk menjaga agar Bigo Live tetap bersih, baik yang mengandung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), pornografi, maupun konten ilegal," ujar Steven Zhang, Country Manager Bigo Live, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (17/1).

Steven menjelaskan, proses pengawasan dan sensor konten tidak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga melibatkan ratusan karyawan Bigo Live di kantor pusat di China, dan tentunya dibantu teknologi canggih yang telah dibuat oleh Bigo.

"Sepuluh karyawan itu akan bertugas bergantian, dalam tiga shift sehari, untuk melakukan monitoring dan sensor. Selain itu, puluhan karyawan itu juga akan dibantu 300 karyawan divisi monitoring dan sensor konten Bigo Live yang berlokasi di Ghuang Zou. Yang paling canggih, Bigo Live melibatkan artificial intelligent dalam proses sensor dan monitoring," paparnya.

Steven mengungkapkan, perusahaannya memiliki enam lapis sensorship. Selain sensor oleh 10 pegawai lokal, 300 orang di kantor pusat dan AI, ada juga report button dan dua bentuk notifikasi default untuk memperingatkan pengguna dan pengunjung agar tidak mengunggah konten yang tidak sesuai.

"Kami memindai setidaknya 70 juta gambar, dalam bentuk screenshot, setiap hari, dari seluruh pengguna Bigo Live di dunia," ujarnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
17-01-2017 09:09