Main Menu

LSI: 58,9% Pemilih Jakarta Aktif Menggunakan Media Sosial

Ervan
21-03-2017 14:49

Jakarta, GATRAnews - Media sosial dipastikan ikut menentukan dalam pilkada DKI Jakarta, karena mayoritas pemilih di Jakarta menggunakan media sosial. Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa sebesar 58,90% responden menyatakan aktif menggunakan akun media sosial mereka untuk mengikuti perkembangan politik dalam Pilkada Jakarta maupun ikut memberikan opini (komentar, status, sharing berita dan lain-lain). Adapun mereka yang tidak aktif di media sosial sebesar 40,50%.

 

Pengaruh media sosial terasa semakin kuat karena pengguna media sosial mengaku bahwa mayoritas mereka tetap mengikuti perkembangan pilkada dan menjadikannya referensi untuk mencoblos meski di hari tenang menjelang pencoblosan.

 

"Saat kandidat dan tim resmi dilarang berkampanye lagi, berita dan isu upgrading ataupun downgrading tetap diproduksi dan diperbicangkan di media sosial," kata Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar pada konferensi pers rilis survei terbaru dengan tajuk ‘Siapa Diuntungkan Media Sosial? Head to Head Ahok vs Anies’ di Graha Dua Rajawali, Rawamangun,, Jakarta Timur, Selasa (21/3).

 

"Sebesar 75,2% responden menyatakan bahwa mereka tetap aktif ikuti berita pilkada di hari tenang. Hanya 11,5% yang menyatakan bahwa mereka tak aktif lagi menggunakan media sosial ketika masa tenang,”  ujar Rully.

 

Media sosial manakah yang paling banyak digunakan oleh pemilih Jakarta. Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa Facebook adalah media sosial paling populer dan paling banyak digunakan.

 

“Pemilih Jakarta yang mengaku punya akun Facebook sebesar 57,80%. Instagram adalah media sosial yang menempati peringkat kedua. Sebesar 29,30% responden menyatakan bahwa mereka memiliki akun Instagram. Twitter adalah media sosial terbanyak ketiga yang digunakan oleh pemilih Jakarta. Sebesar 17,20% responden mengaku punya akun twitter,” tambahnya.

 

Survei dilakukan pada tanggal 27 Februari-3 Maret 2017 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden yang dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4,8%. Survei dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan indepth interview).


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani

 

 

Ervan
21-03-2017 14:49