Main Menu

Menkominfo Terus Pantau Serangan Virus Petya

Abdul Rozak
30-06-2017 16:36

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara (Antara/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan mitigasi terhadap serangan cyber  dari virus ransom (ransomware) Petya. Hingga saat ini belum ada laporan virus itu sudah masuk dan merusak sistem komputer di Indonesia.


Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menuturkan mendapatkan peringatan serangan virus ransom Petya beberapa hari lalu. Petya diketahui menyerang sistem komputer di Ukraina, Srilanka dan negara lain di kawasan Eropa Timur.

"Sejak Rabu (28/6) kemarin ada peringatan cyber attack virus ransom Petya, terus meningkat. Kita lakukan terus mitigasi dan upaya pencegahan, virus ini kita pantau terus," ungkap Rudiantara di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/6) sore.

Virus Petya sama dengan WannCry yang marak beberapa waktu lalu. Kedua virus dunia maya ini masuk kategori ransomwe karena meminta tebusan di sistem komputer yang terinfeksi dalam bentuk bitcoin.

"Petya meminta tebusan kepada korban 300 dolar bitcoin. Namun virus  WannCry menyerang data file. Sementara Petya menyerang hardisk secara keseluruhan," sambung Rudiantara.

Pemerintah memastikan belum ditemukan serangan virus ransom Petya di Indonesia. Kementerian Kominfo memberikan peringatan kepada tiga sektor yang rawan serangan virus tersebut.

"Di Indonesia belum ditemukan serangan Petya ini. Tapi kita sudah berikan warning kepada tiga sektor yang rawan dengan serangan ini antara lain perhubungan, keuangan - perbankan dan energi terutama listrik," pungkasnya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
30-06-2017 16:36