Main Menu

Jurus Jitu Cegah Serangan Petya dari Menkominfo

Abdul Rozak
30-06-2017 16:45

Antisipasi serangan malware ransomware petya (GATRAnews/yus4)

 

- Pemerintah meminta masyarakat tidak panik menanggapi serangan virus ransom Petya. Virus ini diketahui melumpuhkan sistem komputer di beberapa negara seperti Ukraina, Srilanka dan negara lainnya di kawasan Eropa Timur.


Petya menyebar melalui file attachment pada email serta link yang terhubunng dengan situs malware. Virus ini menyerang hardisk pada komputer, kemudian meminta tebusan  sejumlah uang di komputer yang sudah terinfeksi agar bisa disembuhkan kembali.

"Petya diketahui sudah ada sejak 2016, kemudian tertidur dan dimodifikasi sedemikian rupa menjadi seperti saat ini," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/6).

Langkah pertama mengatasi serangan Petya dengan mematikan seluruh jaringan internet dan komputer, baik itu melalui Wifi, LAN dan lainnya. Menurutnya, ada jeda kurang lebih 10 menit setelah pemberitahuan serangan Petya pada sistem komputer.

"Sistem yang terkena Petya

tidak langsung restart, ada kurang lebih 10 menit. Waktu tersebut bisa digunakan untuk memutuskan seluruh jaringan dan komputer, karena virus ini menyebar saat restart," ujar Rudiantara.

Langkah kedua segera melakukan back up data, baik itu ke USB, keping CD dan external drive lainnya. "Kita harus segera melakukan back up data, karena Petya ini menyerang hardisk," pungkasnya.

Sejak virus ransom WannCry muncul, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan sosialisasi antisipasi serangan cyber yang disebabkan oleh virus. Antara lain menganjurkan rajin mem-back up data, upgrade antivirus terbaru, unduh software asli dan rutin mengganti password.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
30-06-2017 16:45