Main Menu

Indonesia Masuk 10 Negara Sasaran Empuk Cyber Attack

Abdul Rozak
30-06-2017 16:53

Rudiantara (Antara /Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Indonesia masuk dalam daftar 10 negara yang kerap 'diusik' oleh serangan cyber (cyber attack). Serangan cyber kepada Indonesia terjadi hampir di setiap detik dari berbagai penjuru dunia.


Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, posisi Indonesia berada di nomor 4 atau 5 sebagai negara yang kerap mendapat serangan cyber. Namun, ia membantah hal itu dikarenakan rendahnya kepedulian masyarakat soal keamanan di dunia cyber.

"(Indonesia) ada di nomor 4 atau 5, pernah juga di nomor 6. Sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai keamanan di dunia maya," ungkap Rudiantara kepada wartawsan di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/6).

Indonesia, sambung Rudiantara, tidak selalu menjadi target utama serangan cyber. Tetapi juga menjadi proxy (perantara) untuk menyerang negara institusi lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap serangan cyber. Yang terbaru adalah melakukan mitigasi serangan virus ransom Petya yang berhasil melumpuhkan Ukranina dan negara Eropa Timur lainnya.

Virus Petya diketahui menyerang sistem komputer secara keseluruhan pada bagian hardisk. Petya dikategorikan ransomware karena korban diminta tebusan sebesar 300 dolar bitcoin.

"Indonesia bisa jadi langsung diserang, tetapi juga menjadi proxy untuk menyerang negara lain," pungkas Rudiantara.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
30-06-2017 16:53