Main Menu

Kemenkumham Awasi Pegawai Bolos dengan Aplikasi Digital

Hendry Roris P. Sianturi
07-07-2017 23:37

Dirjen AHU, Kemenkumham gunakan E-SIM untuk pantau pegawai. (GATRAnews/Hendry Roris)

Jakarta, GATRAnews – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen AHU Kemenkumham) akan meningkatkan pengawasan kinerja pegawainya, dengan menggunakan aplikasi e-SIM Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada seluruh pegawai di unit kerjanya.

 

Menurut Kepala Bagian Kepegawaian Ditjen AHU, Sucipto, e-SIM PNS ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ditjen AHU.  “Aplikasi ini juga akan mengkolerasikan absen dan kinerja ASN di lingkungan Ditjen AHU,” ujarnya, Jumat, (7/7)

 

Selain demi meningkatkan kedisiplinan ASN, kata Sucipto, aplikasi e-SIM PNS diharapkan dapat menghilangkan kebiasaan ASN yang buruk. Seperti, pegawai hanya datang ke kantor, lalu pergi tanpa mengerjakan tugasnya.  “Kami juga ingin mengubah pola karir dari kinerja bukan hanya tingkat kehadiran saja," ucapnya.


Menurutnya, untuk menjalankan aplikasi ini, seluruh ASN di Ditjen AHU harus mendaftarkan nomor telepon genggamnya. Dengan begitu, kegiatan para ASN dapat diawasi langsung oleh para atasannya.

 

Bagi pegawai yang tidak mendaftarkan nomor teleponnya, berarti karirnya akan berhenti sampai di situ. "Seluruh ASN wajib mendaftarkan nomor handphone-nya. Ini sudah disetujui Direktur Jenderal AHU  Freddy Harris dan Sekretaris Direktur Jenderal  AHU Agus Nugroho Yusup," tuturnya.

 

Sucipto menambahkan, aplikasi ini dalam pengembangannya, dapat melacak kegiatan yang dilakukan oleh para ASN secara realtime. Pimpinan Ditjen AHU bisa langsung memantau apa saja yang dilakukan oleh para pegawai pada saat jam kerja berlangsung. "Aplikasi e-SIM PNS bisa memudahkan pimpinan untuk mengetahui keberadaan stafnya, apakah ada di dalam gedung AHU atau sedang berada di luar," ujarnya.

 

Meski demikian, aplikasi e-SIM PNS tidak bisa mengawasi ASN yang memiliki jabatan setingkat atau yang sama kedudukannya. Sehingga sesama ASN atau pegawai tidak perlu khawatir sedang diawasi oleh pegawai lainnya. Sebab aplikasi tersebut dapat berjalan bila ASN sudah melakukan absensi dan login melalui aplikasi e-SIM PNS.

 

Kepala Bagian Kepegawaian Ditjen AHU, Sucipto, mengatakan aplikasi e-SIM PNS sudah disosialisasikan pada Rabu (5/7) di Sekertariat Ditjen AHU. Sekretariat Ditjen AHU menjadi lokasi pilot project, yang pertama kali menerapkan aplikasi tersebut. Selanjutnya, e-SIM PNS akan diterapkan diseluruh unit kerja Ditjen AHU.  “Dan akan dievaluasi tiga bulan kemudian,” ucapnya menjelaskan.


Reporter:  Hendry Roris Sianturi

editor: Dani Hamdani 

Hendry Roris P. Sianturi
07-07-2017 23:37