Main Menu

Presiden Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Menggunakan Media Sosial

Ervan
08-08-2017 14:13

Presiden Joko Widodo (Dok Sekretariat Kabinet/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Dewasa ini kreativitas dan produktivitas anak bangsa seolah tak henti-hentinya lahir lewat media sosial. Banyak kisah sukses seperti yang berhasil diraih sejumlah pengusaha kecil nasional muncul lewat penggunaan media sosial. Namun di sisi lain, penggunaan yang tidak bertanggung jawab justru menyebabkan kebencian dan fitnah semakin merebak di kalangan masyarakat.

Hal inilah yang selalu diingatkan Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan. Terkini, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD tahun 2017 pada Selasa, 8 Agustus 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Jokowi kembali mengingatkan agar para warganet dapat bijak dalam menggunakan media sosial.

"Yang namanya media sosial, terutama remaja-remaja kita, hati-hati kalau membuat status. Apakah bisa menyinggung orang lain, apakah bisa menyebabkan orang lain sakit hati? Apalagi niatnya langsung ingin mencela, mencemooh, atau menjelekkan," kata Presiden.

Sebelumnya, Kepala Negara juga pernah meminta para warganet untuk lebih menggaungkan semangat berkompetisi lewat media sosial. Bukan malah terjebak pada hal-hal negatif yang dapat ditimbulkannya, yang kemudian membawa kita pada sikap pesimis.

"Semangat optimisme, semangat untuk membangkitkan, semangat untuk berkompetisi kita ini harus betul-betul ada," ucap Presiden saat berbuka puasa bersama sejumlah pegiat media sosial pada 22 Juni 2017 lalu.

Memang, bila melihat beberapa waktu belakangan, media sosial tampak seolah menjadi tempat tumbuh suburnya perilaku negatif yang diyakini Kepala Negara bukan bagian dari budaya bangsa Indonesia. Apalagi bila dalam praktiknya sampai menghasut dan bahkan mencela pihak lain hingga menumbuhkan kebencian di antara sesama.

"Ini selalu saya ingatkan, kita ini saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Jangan lupakan itu," ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

Ervan
08-08-2017 14:13