Main Menu

Satelit Telkom 1 Shut Down, Satelit Telkom 4 Akan Meluncur Tahun Depan

Nur Hidayat
31-08-2017 13:21

Dirut Telkom, Alex J Sinaga (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Alex J. Sinaga mengungkapkan penyebab ganguan layanan satelit Telkom 1 masih belum diketahui. Menurutnya berdasarkan hasil terkini dari investigasi yang dilakukan secara insentif oleh Telkom bersama Lockhead Martin selaku pabrikan Satelit Telkom 1, memvonis apabila Satelit Telkom 1 tidak dapat dioperasikan kembali.

"Bersarkan analisa yang mendalam, satelit tidak berfungsi normal, sehingga Lockheed Martin merekomendasikan agar dilakukan proses shut down untuk satelit Telkom 1. hal ini dilakukan untuk menghindari interferensi satelit lain," katanya di Jakarta, Rabu (30/8).

Dalam perjalanannya, Satelit Telkom 1 diluncurkan pada 13 Agustus 1999 dan memiliki usia desain 15 tahun. Menurut Alex berdasarkan hasil assessment bekerjasama dengan Lockheed Martin pada tahun 2014 dan 2016, Satelit Telkom 1 dinyatakan dalam kondisi baik dan dapat beroperasi normal.

"Dengan kecukupan bahan bakar hingga beberapa tahun kedepan, sekurang-kurangnya sampai tahun 2019 Satelit Telkom 1 seharusnya masih bisa beroperasi," paparnya.

Menurutnya saat ini total pelanggan satelit Telkom 1 sebanyak 63 pelanggan dengan alokasi 29,26 Tranponder Equivalent (TPE) dan jumlah site mencapai lebih dari 15000 site. Saat ini kecepatan recovery site mencapai 1000 site per hari

Menyiasati hal ini, pada tahun 2016, Telkom telah memutuskan untuk meluncurkan Satelit Telkom 4 dipertengahan tahun 2018, yang memang direncanakan untuk menggntikan Satelit Telkom 1 di slot orbit 108 BT dan memiliki kapasitas yang lebih besar dari Satelit Telkom 1.

"Jumlah kapasitas Telkom 4 lebih besar dari kapasitas Satelit Telkom 1 sebagai upaya memenuhi kebutuhan transponder yang kiat meningkat," kata Alex. Dengan tidak berfungsinya Satelit Telkom 1. Maka, menurut Alex telkom akan mengawasi dan mengawal ketat agar peluncuran satelit Tellkom 4 dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.


Reporter: MEF

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
31-08-2017 13:21