Main Menu

Jokowi Minta Industri Dalam Negeri Punya ''Virtual Showroom''

Ervan
11-10-2017 20:21

Presiden Joko Widodo membuka Trade Expo Indonesia ke-32 Tahun 2017 (Setpres/HR02)

Artikel Terkait

Jakarta, gatracom- Presiden Joko Widodo mendorong agar pengusaha nasional agar punya kemauan untuk menembus pasar-pasar baru yang potensial bagi perdagangan Indonesia.

"Seperti kawasan Afrika, Eurasia, Timur Tengah, Asia Selatan, Turki, dan Vietnam. Lihat kebutuhan mereka yang belum dipenuhi dan munculkan industri baru kita di indonesia. Ini harus cepat sebelum didahului negara lain," ujar Presiden Joko Widodo saat membuka Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu (11/10).

Selain itu, perubahan global yang utamanya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi juga disebutnya harus segera diantisipasi. Perubahan digital semacam ini menurut Presiden tidak bisa dibendung dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perdagangan Indonesia.

"Contohnya kenapa kita tidak membuat virtual showroom yang bisa diakses oleh pembeli-pembeli dari luar negeri? Jadi interaksinya dan komunikasinya bisa langsung tanpa harus menunggu waktu expo," lanjutnya.



Adapun yang terakhir, Presiden memuji pelaksanaan Trade Expo kali ini yang dinilai semakin membaik. Ke depannya, acara serupa ini harus dibuat lebih menarik untuk semakin meningkatkan minat pembeli mancanegara. 

"Saya bangga setelah 32 tahun TEI sekarang digeser ke ICE, Banten. Sekarang kualitas dan kelasnya harus kelas dunia. Tidak boleh lagi kecil-kecilan dengan fasilitas seadanya. Saya lihat TEI tahun ini kualitasnya semakin membaik dan saya minta tahun-tahun berikutnya lebih baik lagi," ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di antaranya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Gubernur Banten Wahidin Halim.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Nur Hidayat

Ervan
11-10-2017 20:21