Main Menu

Libatkan 24 Fintech dan Startup : Indocomtech Rasa Revolusi Digital

Aulia Putri Pandamsari
02-11-2017 01:12

Jakarta, Gatra.com,-Tarian Rampag Bedug mengawali pembukaan resmi BRI Indocomtech 2017. Pameran teknologi bertema "Digital Smart Living" ke-25 ini resmi dibuka Rabu, 1 November 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Indocomtech diselenggarakan Yayasan APKOMINDO dan PT Traya Eksibisi International dengan sponsor utama BRI.
pameran ini diikuti 250 peserta dari dalam dan luar negeri. Serta menjadi ajang perkenalan dan promo produk bagi lebih dari 100 merek.

Dalam pameran yang berlangsung hingga 5 November ini setidaknya melibatkan 24 komunitas Fintech dan start up. Direktur Deputi Branding & Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo mengatakan kalau konsep kali ini berbeda dari sebelumnya yang banyak mengedepankan perangkat teknologi.

"Sekarang revolusi digital sangat terasa, kita memiliki cara pandang baru yang memberi impact pada digital smart living," ungkap Indra dalam konferensi persnya, Rabu(1/11). Menurutnya, BRI juga harus melakukan hal sama dengan shifting dan belajar teknologi baru.

Dengan demikian, lanjut Indra, BRI juga akan ikut berkontribusi dalam ekosistem. "Sehingga BRI bisa merangkul anak-anak muda untuk belajar dan menjadi platform bagi Fintech," katanya.

Senada dengan Indar, Presiden Direktur Traya Events, Bambang Setiawan mengatakan bahwa ke depan industri Fintech akan terus bertumbuh. "Kami berkolaborasi untuk mengangkat aplikasi Fintech, agar kreator muda kita dapat menampilkan karyanya di Indocomtech. Sebagai wahana menampilkan karyanya," ungkap dia.

Nah pameran teknologi ini juga mengadakan berbagai seminar seputar dunia teknologi dari Fintech hingga mata uang virtual. Area khusus B2B(businesstobusiness) juga hadir bagi praktisi industri teknologi. Targetnya untuk menjalin dan memperkuat jaringan bisnis dibutuhkan dengan pengusaha lokal maupun internasional.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika(SDPPI), Ismail menambahkan bahwa perkembangan teknologi cepat telah mengubah segala sektor. "Termasuk di dalamnya life style (gaya hidup)," ujar dia. Perubahan akan perkembangan ini, menurutnya tidak hanya perlu untuk diantisipasi tetapi juga harus diadaptasi.


Reporter: APP
Editor : Birny Birdieni

 

Aulia Putri Pandamsari
02-11-2017 01:12