Main Menu

Neo Cloud : Komputasi Awan Lokal Pertama Bidik UKM dan Start Up

Birny Birdieni
02-11-2017 02:35

Ilustrasi.

Jakarta, Gatra.com- Bidik pengembang aplikasi di segmen UKM (Usaha Kecil Menengah) dan perusahaan rintisan (Startup), PT Biznet Gio Nusantara meluncurkan NEO Cloud. Sejak 1 Oktober lalu, platform komputasi awan pertama di Indonesia ini telah diuji coba kepada lebih dari 1.000 pengembang aplikasi.

CEO PT Biznet Gio Nusantara, Dondy Bappedyanto menjelaskan, Neo Cloud menggunakan platform berbasis open access. Selama ini platform berlayanan Multiple Availability Zone dan Multiple Region ini tak bisa diakses  karena memang masih belum tersedia di tanah air. “Karenanya, kami ingin membawa nuansa baru bagi industri komputasi awan di Indonesia,” ujarnya, Rabu (1/11).

Dondy mengatakan kalau selama ini penyedia layanan komputasi awan lokal kerap dipandang sebelah mata. Ini karena fitur yang ditawarkan dianggap masih kalah dibandingkan tawaran layanan serupa dari kompetitor luar negeri. Namun ia tegaskan kalau produknya mampu bersaing dengan produk asing.

Menurutnya, fitur Multiple Region dan Availability Zone dapat memberi keuntungan kepada pelanggan dalam melakukan konfigurasi High Availability. “Ini disesuaikan dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan performa jaringan,” ungkapnya.

Multiple Regions NEO Cloud dibangun di dua pusat data milik Biznet Data Center di Technovillage, Cimanggis, Jawa Barat dan Midplaza, Jakarta. Pada masing-masing region terdapat tiga Availability Zone.  Rencananya Data Center serupa juga akan dibangun di kota-kota lainnya di Indonesia.

Presiden Direktur Biznet, Adi Kusma menambahkan, NEO Cloud menawarkan layanan komputasi awan yang didukung oleh infrastruktur teknologi jaringan terbaik milik Biznet. “Kami yakin NEO Cloud akan menjadi solusi yang tepat untuk mendukung kebutuhan pelanggan akan layanan komputasi awan yang andal dan berkualitas,” ungkapnya.

NEO Cloud menawarkan berbagai fitur dan layanan, yaitu Virtual Compute, Flex Storage, Networks, dan Domain. Sebagai layanan utama, Virtual Compute merupakan Infrastructure-as-a-Service (IaaS) untuk mengatur kebutuhan skala komputasinya dengan spesifikasi mulai dari 1 – 32 core vCPU dengan RAM hingga 64 GB.

Layanan NEO Virtual Compute juga dilengkapi pilihan memory-optimized untuk kebutuhan industri berskala komputasi besar. Desain UI/UX dari layanan NEO Cloud dapat memudahkan pelanggan merancang, menjelajah, dan membangun berbagai topologi infrastruktur yang diinginkan dalam waktu singkat.

PT Biznet Gio Nusantara merupakan perusahaan layanan komputasi awan patungan antara Biznet Networks dan Internet Initiative Japan (IIJ). Fokus utama perusahaan yang berdiri 22 September 2014 ini adalah menyediakan layanan infrastruktur langsung dan terjangkau dengan dukungan infrastruktur jaringan dan data center mumpuni.

Menurut Executive Officer Internet Initiative Japan (IIJ), Koichi Maruyama pasar cloud di Indonesia masih terus berkembang. “Pasar cloud di Indonesia semakin menjanjikan di tahun-tahun ke depan.Meluncurkan NEO Cloud merupakan langkah ekspansi memberikan beragam pilihan layanan cloud kepada pelanggan, khususnya pengembang aplikasi di Indonesia,” ujarnya.


 Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
02-11-2017 02:35