Main Menu

Dirjen IKP: Mari Gunakan Medsos dengan Bijak!

Aulia Putri Pandamsari
06-11-2017 09:52

Direktur Layanan Informasi Internasional IKP Kemeninfo, Hypolitus Layanan (Ist./AK9)

Medan, Gatra.com - Maraknya berita palsu atau yang lebih dikenal sebagai hoax memang menjadi isu bersama. Berita hoax tersebut lebih banyak ditemukan pada media sosial. Melalui beragam aplikasi media sosial, orang dapat dengan mudah dan cepat melempar berbagai macam isu, termasuk isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan bekum jelas kebenarannya.

Menurut Dirjen Informasi dan Komunikasi Politik (IKP) Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, masyarakat sebaiknya pandai memilih dan memilah informasi serta melakukan verifikasi terhadap berita yang tersebar di medsos.

“Apabila informasi bersifat positif bisa diteruskan kepada publik,  sebaliknya informasi  yang bersifat memprofokasi dan mengadu domba masyarakat jangan disebarkan.  Informasi yang tidak benar berpotensi merusak semangat kebhinekaan kita," kata Direktur Layanan Informasi Internasional IKP Kemeninfo, Hypolitus Layanan, yang mewakili Rosarita dalam Forum Dialog dan Literasi Media “Jaga Jagad Maya Rukun di Media Sosial, di Medan, dalam keterangan pers (6/11).

Dalam acara tersebut Kemkominfo bekerja sama dengan MUI Pusat memberikan edukasi kepada peserta agar  menggunakan media sosial secara bijak. Para peserta diajarkan untuk membuat konten-konten positif yang bersifat mendidik dan menumbuhkan kebersamaan dan toleransi di Indonesia.

Masyarakat diminta untuk memperkokoh kerukunan baik dengan umat yang seagama, antar umat beragama, maupun umat beragama tesebut dengan pemerintah.

Hal ini juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat , Amisyah Tambunan yang menghimbau para peserta agar menggunakan medsos sesuai dengan pedoman fatwa hukum MUI.

“Dalam berkomunikasi melalui medsos, masyarakat harus memperhatikan tata karma sehingga komunikasi tersebut tidak menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat sesuai fatwa hukum yang dikeluarkan oleh MUI,” ujarnya.


Repoter: APP
Editor: Nur Hidayat

Aulia Putri Pandamsari
06-11-2017 09:52