Main Menu

70 Juta Pengguna Kartu SIM Prabaya Telah Lakukan Registrasi

Iwan Sutiawan
23-11-2017 01:19

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berpidato di hadapan peserta Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) tingkat nasional di Palembang, Sumatra Selatan. (Antara/Nova Wahyudi/AK9)

Palembang, Gatra.com - Sebanyak 70 juta lebih pengguna kartu SIM parabayar operator seluler di Indonesia sudah melakukan registrasi. Jumlah tersebut terhitung hingga pekan ketiga November 2017.


"Data kita, sudah lebih dari 70 juta yang registrasi dan setiap waktu terus bertambah," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara usai menghadiri acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (Siak) Publik 2017 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (22/11).

Kominfo memprediksikan jumlah pengguna kartu SIM prabayar operator selular di Indonesia mencapai sekitar 300 juta pelanggan. Pelanggan yang belum melakukan registrasi, bisa melakukannya setiap hari.

"Mungkin kisarannya 150-250 juta pelanggan. Kita tunggu dulu perkembangannya sampai batas akhir. Ada saja misalnya, masyarakat menjadi pelanggan lebih dari satu kartu prabayar," kata Rudiantara.

Dengan jumlah 70 juta lebih pelanggan yang melakukan registrasi, Rudiantara memprediksi sampai dengan batas akhir Februari tahun depan, semua pelanggan kartu SIM selular prabayar sudah melakukannya.

Rudiantara sempat menepis berbagai isu miring yang berkembang soal kewajiban meregistrasi ulang kartu prabayar telepon selular dengan mencantumkan nomor KTP dan Kartu Keluarga (KK). Menurutnya, registrasi itu untuk menjamin keamanan pelanggan.

"Keinginan kita bisa lebih aman, SMS seperti mama minta pulsa bisa diminimalisir, terutama tindak kejahatan canggih lainnya," kata Rudiantara.

Sedangkan jika pelanggan mengalami kesulitan melakukan registrasi, Rudiantara meminta untuk terus mengulang, karena kejadian tersebut bagian dari penyinkronan data. Ada 32 digit angka yang disinkronkan setiap melakukan registrasi.

Jika pada waktu yang bersamaan terjadi kesalahan input angka, maka prosesnya akan langsung ditolak (gagal). "Jika gagal, ulang terus. Kan proses registrasi juga gratis," katanya.


Reporter: Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
23-11-2017 01:19