Main Menu

Angka Akses KBBI V versi Daring Tembus 10 Juta Lebih

Birny Birdieni
08-12-2017 07:42

Kamus Besar Bahasa Indonesia (GATRA/Yustinus/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Sejak diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy pada 28 Oktober 2016,  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V versi daring sudah mendapat 37.272 usulan kosa kata baru ke meja redaksi. Per tanggal 6 Desember lalu, juga setidaknya sudah ada 16.667 akun terdaftar. Dimana sudah ada sebanyak 10.314.827 kali akses dengan rata-rata pencarian sebanyak 25.532 kosakata.

 

 

 

"Setiap orang yang memiliki akun di KBBI V Daring bisa berpartisipasi menambah kosakata baru," kata Kepala Bidang Pengembangan Badan Bahasa Kemdikbud, Dora Amalia dalam Diseminasi Pengayaan Kosakata . Syaratnya tentu pengusul tersebut telah memiliki akun dalam KBBI daring tersebut. 

 

Kata yang masuk ke meja redaksi, menurut Dora akan disunting untuk kemudian dianalisis apakah memang sudah tepat menjadi lema baru atau tidak. "Nanti bisa dikembalikan.Atau kalau diterima akan masuk meja redaktur dan masuk validator," ungkap Dora.  

 

Penambahan kosakata tersebut akan menambah pengkayaan lema pada KBBI V versi cetak yang diluncurkan pada 17 November 2016 lalu. Pada edisi ini, KBBI memuat 127.036 lema yang versi cetaknya setebal 2.040 halaman, hampir dua kali lipat versi sebelumnya, 1.400-an halaman.

 

"Versi cetak ini dibuat per 5 tahun sekali," ujar Dora. Jadi Setiap perubahan atau permutakhiran terbaru hanya ada pada KBBI daring. Atau bisa juga diakses pada KBBI V versi luring dimana untuk di ponsel bisa dilakukan pembaharuan aplikasi. 

 

Namun untuk cetak, lanjut Dora disiapkan juga suplemen lema baru. Jadi di halaman website kbbi.kemdikbud.go.id bisa dilakukan pengunduhan untuk bisa mencetak sendiri. Karena pembaharuan baru bisa dilakukan pada edisi berikutnya  tahun 2021.

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
08-12-2017 07:42