Main Menu

Qlue Kenalkan #ChatKelurahan untuk Sarana Komunikasi Dua Arah

Flora Librayanti BR K
02-06-2018 07:46

Aplikasi Qlue. (Dok. GATRA/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Qlue, aplikasi media sosial yang memungkinkan pengguna untuk melaporkan masalah langsung ke pemerintah kota dan swasta, baru-baru ini meluncurkan fitur chat terbarunya, #ChatKelurahan. Pertama diperkenalkan awal Mei 2018, fitur ini memungkinkan setiap warga berdialog langsung dengan lurah dan petugasnya, membahas permasalahan yang terjadi di lingkungan tempat mereka tinggal, mulai dari laporan jalan rusak, banjir, hingga kecelakaan lalu lintas.

 

“Kami mengembangkan aplikasi ini sebagai platform resmi Kelurahan dalam menyampaikan informasi kepada warga. Jika selama ini Qlue identik dengan platform pelaporan dimana hanya warga yang bisa mengirimkan keluhan, lewat fitur chat ini kami menjamin komunikasi dua arah di antara warga dan pihak kelurahan. Artinya, Kelurahan bisa mengirimkan pengumuman resmi ataupun instruksi kepada RT dan RW terkait isu yang terjadi di lingkungan tempatnya tinggal,” jelas Group Product Head Qlue, Grady Richata di Jakarta, Jumat (1/6).

Fitur #ChatKelurahan ini terinspirasi dari perilaku pengguna Qlue. Di dalam Qlue, beberapa pengguna berinisiatif untuk membuat komunitas sendiri secara organik bernama NEO (Netral Objektif). “Di sini Qlue melihat bahwa lebih dari sekedar pelaporan, aplikasi ini menyatukan warga yang awalnya tidak saling mengenal, namun memiliki pemikiran sama untuk menjadikan kotanya lebih baik lagi. Beberapa dari mereka bahkan berinisiatif mengadakan diskusi terbuka dengan kelurahannya ketika laporan tidak kunjung diselesaikan,” tambah Strategist dari Qlue, Sarah Ramadhania.

Seperti layaknya group chat pada platform sosial WhatsApp atau Line, setiap pengguna Qlue secara otomatis akan masuk ke dalam kelompok chat berdasarkan kelurahan tempat mereka tinggal. Bedanya, fitur chat di aplikasi Qlue ini menampilkan identitas setiap user-nya secara anonim tanpa nomor ponsel. Identitas diganti dengan avatar dan user-name yang dipilih sendiri, demi keamanan dan privasi pengguna.

Kedepannya, Qlue menargetkan setiap fitur chat ini terkoneksi langsung dengan dashboard Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) di berbagai kota di Indonesia. Sehingga kelak notifikasi tidak hanya masuk di level Kelurahan, tetapi juga Pemkot dan Pemprov, sehingga Pemprov dapat langsung mengirimkan instruksi agar Kelurahan cepat melakukan tindakan.

Sebagai aplikasi pelaporan warga yang independen, Qlue tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan masalah ketertiban umum, tetapi juga memetakan kemiskinan dan penanggulangan bencana. Hingga saat ini, Qlue telah memfasilitasi pemerintah untuk menyelesaikan lebih dari 650.000 laporan masyarakat di Indonesia. Awalnya, Qlue beroperasi di Jakarta sejak Desember 2015. Hari ini, Qlue telah diadopsi oleh kota-kota lainnya, termasuk Manado, Trenggalek, Sidoarjo, dan Cilegon.


 

Editor : Flora L.Y. Barus

Flora Librayanti BR K
02-06-2018 07:46