Main Menu

Pantau Aktivitas Internet Anak Anda Lewat Aplikasi Family Link

Flora Librayanti BR K
20-09-2018 12:17

Ilustrasi.(Ist/re1)

Jakarta, Gatra.com – Tak bisa dipungkiri, Google sudah menjadi bagian penting dari keseharian miliaran penduduk dunia hari ini. Melalui berbagai produk dan platform seperti Google Penelusuran, Google Maps, Gmail, Android, Google Play, Chrome, juga YouTube, banyak orang dewasa maupun anak-anak yang bergantung pada anak perusahaan dari Alphabet Inc. tersebut.

 

Di era kemajuan teknologi ini, banyak orang tua mengkhawatirkan aktivitas berinternet anak-anak mereka. Guna memberikan orang tua alat yang mereka butuhkan untuk tetap dapat memantau kegiatan anak-anak mereka di Internet, Google memperbarui aplikasi Family Link. “Langkah update ini untuk para remaja dan lebih banyak keluarga, di lebih banyak perangkat, dan di hampir setiap negara di dunia termasuk Indonesia,” kata Head of Corporate Communications Google Indonesia, Jason Tedjasukmana di Jakarta, Kamis (20/9).

Sebelumnya, Google telah merilis Family Link tahun lalu pada perangkat Android. Aplikasi ini dibuat setelah menerima banyak masukan dari orang tua bahwa mereka ingin anak-anak mereka mendapatkan yang terbaik dari apa yang ditawarkan oleh teknologi, sekaligus mengembangkan hubungan yang sehat dengan teknologi tersebut.

Ketika para orang tua menyiapkan perangkat Android anak, Google akan meminta Anda untuk membuat akun. Masukkan tanggal lahir anak, dan jika mereka berusia di bawah 13 tahun (atau usia persetujuan yang relevan tergantung wilayah tempat tinggal), orang tua akan diminta untuk memberikan persetujuan untuk membuat akun.

Setelah selesai, Family Link akan secara otomatis diunduh ke perangkat anak. Kemudian, orang tua dapat memilih aplikasi dan pengaturan yang diinginkan untuk mereka. Setelah perangkat selesai disetel, langkah selanjutnya adalah orang tua tentu harus mengunduh pula aplikasi Family Link di perangkat sendiri.

Aplikasi Family Link ini bisa digunakan untuk mengontrol banyak hal di ponsel pintar anak. Mulai dari menyetel batas waktu layar atau screen time dan waktu tidur untuk anak. Lalu bisa pula mengunci perangkat dari jauh saat waktunya beristirahat. Selain itu bisa melihat lokasi anak ketika mereka membawa perangkat mereka. Tak lupa pula untuk melihat laporan aktivitas yang menunjukkan berapa banyak waktu yang dihabiskan anak di aplikasi favorit mereka. Serta yang tak kalah penting adalah menyetujui atau memblok aplikasi yang ingin diunduh oleh anak Anda di Google Play Store.

Family Link membantu orang tua untuk mengelola teknologi anak remaja mereka,” tambah Jason.

Family Link awalnya diluncurkan untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Tetapi Google telah mendengar banyak sekali dari orang tua bahwa aplikasi ini masih berguna ketika anak-anak mereka memasuki usia remaja.

Sejak awal pekan ini, orang tua di seluruh dunia dapat menggunakan Family Link untuk mengawasi akun Google anak remaja mereka untuk pertama kalinya. Ada beberapa perbedaan ketika mengawasi akun remaja pada Family Link. Salah satu contoh adalah para remaja bebas untuk menonaktifkan pengawasan jika mereka inginkan, tetapi orang tua akan diberitahu mengenai hal ini.

“Pada akhirnya, ini keputusan masing-masing keluarga untuk melakukan percakapan dan memutuskan apa yang tepat untuk mereka,” pungkas Jason.


Flora L.Y. Barus

Flora Librayanti BR K
20-09-2018 12:17