Main Menu

Menteri Susi Resmikan Aplikasi Laut Nusantara Untuk Nelayan Melaut

Birny Birdieni
11-10-2018 17:54

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ( tengah ) bersama dengan Head Social Innovation Project, Siti Siswandari ( kiri ) dan Sekretaris Jenderal KKP, Nirlanto Perbowo (kanan) dalam acara peluncuran aplikasi digital Laut Nusantara. (Dok XL /awy)

Jembrana, Gatra.com- Sebuah aplikasi berbasis Android 100% karya tanah air diluncurkan. Namanya “Laut Nusantara”. Aplikasi digital ini dibuat untuk membantu meningkatkan produktivitas dan keamanan kerja masyarakat nelayan Indonesia.

 

Ini merupakan hasil karya kolaborasi antara Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Bahkan aplikasi ini mendapat dukungan data kelautan sahih dan real time.

Rabu (10/10) Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meluncurkannya di tengah-tengah komunitas nelayan Bali di Jembrana. Namun sebelumnya, aplikasi ini juga sudah lebih dulu dikenalkan kepada komunitas nelayan dan bisa dimanfaatkan sejak 30 Agustus 2018 lalu.

Launching ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis tiga paket perangkat Laut Nusantara yang terdiri dari smartphone berisi aplikasi Laut Nusantara, sim card dengan paket data 1GB. Serta satu buku panduan penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada tiga nelayan Pengambengan, Bali.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya menjelaskan, aplikasi “Laut Nusantara” dibangun selama kurang lebih 5 bulan. Ini merupakan aplikasi untuk nelayan kedua yang diluncurkan XL Axiata. Sebelumnya disebut aplikasi “mFish”.

“Yang membedakan aplikasi “Laut Nusantara” dengan aplikasi sebelumnya adalah basis informasi yang lebih lengkap dan real time, serta sumber data sepenuhnya disuplai oleh data resmi dari BROL,” ungkap Yessie dalam rilis diterima Gatra.com, Kamis (11/10).

Adapun BROL merupakan satuan kerja pada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan penelitian dan observasi sumber daya laut. Yakni di bidang fisika dan kimia kelautan. Serta daerah potensial penangkapan ikan, dan perubahan iklim, serta pengkajian teknologi kelautan.

Menurut Kepala BROL, Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc, aplikasi Laut Nusantara menyediakan berbagai informasi yang paling dibutuhkan oleh nelayan kecil. Baik mengenai wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut.

Ia menjelaskan bahwa aplikasi ini akan bermanfaat bagi nelayan kecil perorangan yang selama ini mengandalkan hasil tangkapan untuk menopang kehidupan keluarganya sehari-hari.

Tidak hanya itu, informasi mengenai kondisi cuaca juga lengkap. Sehingga akan menjadi panduan sekaligus peringatan bagi para nelayan untuk mempertimbangkan keselamatannya.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-10-2018 17:54