Main Menu

ASUS Zenfone 3 Max Punya Baterai Berkapasitas ''Raksasa''

Tian Arief
24-10-2016 08:01

ASUS Zenfone 3 Max (GATRAnews/gizguide.com)

Jakarta, GATRAnews - Smartphone (ponsel pintar) berkapasitas baterai besar dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi yang kian butuh tenaga ekstra. Selain itu smartphone makin manja dengan jaringan mengharuskan smartphone membawa baterai dengan kapasitas besar dengan sistem yang lebih efisien. Untuk itulah, ASUS mengeluarkan Zenfone Max berkapasitas baterai 5000mAh.

Siaran pers yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Senin (24/10), menyebutkan, tak banyak smartphone yang hadir dengan baterai sedemikian besar. Alasannya lebih kepada investasi terhadap desain, karena baterai berkapasitas besar memiliki ukuran yang lebih tebal atau besar. Bobotnya pun lebih berat dibanding baterai dengan kapasitas lebih kecil.

Memasukkan baterai berukuran besar dan berat ke dalam smartphone, yang notebene harus nyaman saat dimasukkan ke saku celana, merupakan "pekerjaan rumah" tersendiri. Namun ASUS tidak mengorbankan kedua-duanya. Beratnya memang agak lebih dibanding smartphone dengan kapasitas baterai yang lebih kecil, namun tetap nyaman saat digenggam maupun disimpan di dalam saku.
 
Mengulang kesuksesan Zenfone Max, ASUS mengevolusi Zenfone Max ke dalam keluarga Zenfone 3, yang baru saja dikenalkan di Indonesia. Selain Zenfone 3, Zenfone 3 Deluxe, Zenfone 3 Ultra, ASUS juga mengenalkan Zenfone 3 Max.

Zenfone 3 Max hadir sebagai perangkat yang benar-benar baru jika dilihat dari sisi desain dan spesifikasi. Pertama kali dilihat, perangkat ini hampir sulit dikenai sebagai merek ASUS. Ia mewarisi perubahan drastis yang terjadi pada saudara dekatnya di jajaran Zenfone 3 terutama dari sisi desain.


Unibody

Zenfone Max generasi pertama memiliki casing/penutup belakang yang bisa dilepas untuk kebutuhan melepas pasang kartu SIM dan kartu memori. Penutup itu kini sudah menghilang, diganti dengan desain badan tunggal (unibody) yang membuat Zenfone 3 Max seakan dibuat hanya dengan menggunakan satu material.

Dari mulai sisi pinggir sampai tengah, badan perangkat ditutup dengan material metal yang membuatnya tampil elegan. Kecuali bagian atas bawah yang masih memakai bahan plastik campuran namun dengan kesan metal senada.
 
Sekarang, untuk memasukkan kartu SIM dan kartu memori pengguna mesti berbekal besi penusuk seperti klip kertas atau sejenisnya. Itu untuk membuka slot kartu yang muat dipasangi 1 kartu SIM mikro dan 1 kartu SIM nano. Ya, Zenfone 3 Max mendukung 2 kartu SIM. Keduanya bisa dipakai di jaringan 3G dan 4G. Tapi, kalau mau menyematkan kartu memori micro SD maka kartu SIM ke-2 harus dikorbankan (tidak dipakai) karena mereka menempati slot yang sama.
 
ASUS menyederhanakan desain Zenfone 3 Max dengan meniadakan tombol navigasi fisik yang semula ada di Zenfone Max generasi awal atau Zenfone 2 lain. Navigasi dilakukan lewat tombol virtual milik Android. Tombol power dan volume tetap berada di samping. Sementara bagian belakang bercokol kamera dan sensor sidik jari yang bisa dipakai untuk membuka mengamankan akses ke perangkat atau mengaktifkan kamera.
 
Tak ada lagi desain lingkaran konsentris khas ASUS di bagian depan. Sebagai gantinya, kita hanya akan menemukan logo ASUS yang dilapisi kaca 2.5D. Kamera, sensor proksimiti dan speaker berurutan ditempatkan di bagian atas. Semua ini dikemas dalam perangkat dengan berat tak lebih dari 148 gram dan ketebalan 8,5 milimeter.
 

Ringkas Namun Lebih Besar

Ringan dan tipis bukan satu-satunya kehebatan yang ada di perangkat anyar ini. ASUS selalu memikirkan perbandingan antara kenyamanan dengan kekompakan. Salah satunya dengan tetap menjaga rasio perbandingan antara besar layar dan ukuran badan perangkat agar tetap nyaman dilihat namun tidak menambah besar ukuran perangkat.

Hal ini sangat mungkin dicapai dengan rasio layar terhadap badan perangkat (screen to body ratio) yang mencapai 75% Artinya, layar 5,2” milik Zenfone 3 Max menempati sekitar 75% area dari keseluruhan badan perangkat.

Makin besar nilai rasio, maka layar akan semakin luas tapi badan perangkat tidak bertambah besar. Nilai maksimal adalah rasio 100%, yang artinya seluruh permukaan smartphone tertutup layar, tanpa ada bingkai (bezel) lagi.
 
Zenfone 3 Max memiliki bingkai tipis, hanya 2,25 milimeter diukur dari sisi terluar layar bagian kanan dan kiri sampai sisi casing. Ketebalan bingkai ini juga sangat dipengaruhi oleh rasio layar terhadap badan perangkat tadi.


Siaga 720 Jam

Salah satu fitur yang dicari di keluarga Zenfone Max adalah tenaga alias kapasitas baterai. Zenfone 3 Max hadir dengan kapasitas baterai 4100mAh, dengan kapasitas ini Zenfone 3 Max diklaim memiliki waktu siaga sampai 720 jam, waktu bicara sampai 20 jam, waktu memutar video (kualitas HD) sampai 15 jam, dan waktu selancar web (via WIFI) sampai 18 jam.
 
Mengapa bisa selama itu sementara kapasitas baterainya tidak sebesar Zenfone Max generasi awal? Sepertinya ada 2 alasan utama ASUS merilis data di atas. Pertama, penggunaan layar yang berukuran lebih kecil dan pilihan prosesor yang nampaknya lebih hemat daya.
 
Zenfone 3 Max punya bentang layar seluas 5,2 inci. Jika dibanding dengan Zenfone Max generasi awal (5,5 inci) nilai ini menjadi lebih seimbang, karena layar lebih kecil berarti konsumsi daya yang lebih hemat. Meskipun lebih kecil, jangan kuatir dengan kualitasnya, sebab Zenfone 3 Max sudah mengadopsi resolusi HD dengan kecerahan 400nits di layar IPS-nya.
 
Prosesor Mediatek quad core juga punya andil besar dalam menghemat energi. Buktinya, saat kekuatan Zenfone 3 Max ini diuji menggunakan aplikasi sehari-hari seperti WhatsApp, Facebook, Facebook Messenger dan Gmail, ia mampu bertahan selama 29 jam dan 50 menit (sampai notifikasi baterai tinggal 15 persen muncul) dengan koneksi internet aktif (4G dan 3G) tanpa menghidupkan WIFI. Mungkin jika WIFI diaktifkan, baterai bisa bertahan lebih lama, atau ketika pengguna  memakai skenario hemat baterai di fitur “Power Saving” milik Zenfone 3 Max.
 
Oh ya, sebagai gambaran, ASUS Zenfone 2 Max ini kami pakai sebagai perangkat utama untuk aktifiktas sehari-hari. Seperti bertelepon, berselancar di web, menulis dan membalas SMS serta email sampai bermain game besutan Pokemon Go dan Ingress. Khusus 2 aplikasi terakhir memang tidak dimainkan terus menerus. Sekitar 5 sampai 10 menit setiap jam. Untuk mengetahui grafik penggunaan ASUS Zenfone 3 Max, silahkan perhatikan gambar di bawah ini.

Pertanyaannya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai 4100 mAh di Zenfone 3 Max ini dari mulai kosong sampai penuh? Sebenarnya, kami tidak pernah menguras habis baterai Zenfone 3 Max sampai kondisi 0%. Tapi saat berada di kisaran 10 sampai 15%, Zenfone 3 Max butuh sekitar 4 sampai 5 jam sampai bisa terisi penuh menggunakan adaptor daya dengan arus 5 ampere.

Salah satu hal yang paling diperhatikan pengguna smartphone adalah soal “kekuatan” perangkat saat memproses data. Tak pelak, spesifikasi menjadi hal paling diteliti sekaligus pembanding sebelum membeli.

Berikut ini spesifikasi teknis ASUS ZenFone 3 Max:

Model: ASUS ZenFone 3 Max ZC520TL

CPU: ARM Cortex-A53 64-bit quad-core processor (1.44GHz)

GPU: Mali T720 600MHz

RAM: 3GB/2GB RAM

Storage: 32GB/16GB + 5GB ASUS Webstorage + Google Drive 100GB free (2 years)

Micro SD: Yes (up to 256GB)

Connectivity: 802.11b/g/n, Bluetooth V 4.0 +EDR, Wi-Fi direct

Network: 2G Band 850/900/1800/1900, 3G Band 1/5/8, 4G Band 1/3/5/8, TDD Band 40

DC-HSPA+: UL 42 / DL 5.76 Mbps, LTE Cat4:UL 150 / DL 50 Mbps

SIM Card: Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot

Navigation: GPS, AGPS, GLONASS, BDS

Display: 5.2” HD (1280 x 720) IPS display, 75% screen-to-body ratio, 400nits

Video: Full HD Video recording 1080p @30 FPS, Take still photo while recording

Battery: Lithium-Polimer 4.130 mAh

Main Camera: 13MP Camera, 5P Largan lens, Fix Focus, Auto Focus, LED flash

Front Camera: 5MP

Sensor: Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light, Fingerprint

OS: Android™ 6.0 with brand-new ASUS ZenUI 3.0

Dimension: 149,5 x 73,7 x 8,55mm

Weight: 148g

Warna: Sand Gold, Titanium Gray and Glacier Silver


Editor: Tian Arief

Tian Arief
24-10-2016 08:01