Main Menu

Aplikasi Ini Diyakini Bakal Rangkul Tukang Belanja

Edward Luhukay
02-11-2016 15:07

Jakarta, GATRAnews - Blibli.com meluncurkan Blibli.com NOW, sebuah aplikasi untuk para merchant partner dari Blibli.com yang diyakini dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi secara online dan mendapatkan barang secara langsung di toko yang menjadi mitra situs belanja online tersebut. Aplikasi ini merupakan pengembangan teranyar sebagai bagian dari inovasi bisnis yang dikembangkan Blibli.com.

Melalui siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu (2/11) siang, Blibli.com NOW disebut menjadi sebuah aplikasi offline to online atau O2O, yang menjembatani para pembelanja offline untuk mengenal kemudahan belanja online. Di sisi lain, aplikasi ini juga diyakini menjadi peluang bagi para merchant partner dalam memperluas usaha. "Peluang merangkul pembelanja offline sangat besar" kata CEO Blibli.com Kusumo Martanto.

Secara gamblang Kusumo menjelaskan, kemitraan dengan para merchant partner melalui aplikasi baru ini, menjadi realisasi harapan pemerintah yang menginginkan adanya dukungan e-commerce dalam membantu memajukan perekonomian nasional, termasuk di antaranya UMKM.

Saat ini, sebanyak 45 mitra store di Jabodetabek telah "diangkut" ke dalam Blibli.com NOW. Beragam produk elektronik atau gadget ditawarkan di situs belanja online ini.

Jumlah maupun nilai transaksi diyakini bakal melonjak pada pekan ini, seiring digelarnya pameran Indocomtech 2016 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. Berbagai perangkat seperti telepon seluler, tablet, komputer, laptop, kamera, dan sejumlah perangkat eletronik lainnya, diyakini bakal diincar oleh para pengunjung Indocomtech 2016,

Blibli.com kini telah menjadi mitra resmi Indocomteh 2016, dan tengah gencar mengampanyekan Blibli.com Indocomtech Goes Online 2016. Kusumo menyatakan, pameran ini menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan berbelanja online, dari seluruh Indonesia. "Di sisi lain, melalui Indocomtech Goes Online, kami ingin membantu pengembangan bisnis para mitra, baik dari pasar modern maupun pasar tradisional di Indonesia," demikian Kusumo.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
02-11-2016 15:07