Main Menu

ASUS Luncurkan E202, Notebook 11,6 Inci Yang Tahan 8 Jam

Tian Arief
03-11-2016 10:37

ASUS Notebook E202 (GATRAnews/youtube.com)

Jakarta, GATRAnews – Perusahaan perangkat teknologi ASUS meluncurkan notebook terbaru, ASUS E202 yang harganya terjangkau dengan layar 11,6 inci. Notebook dengan ciri khas bodi berwarna-warni ini diperuntukkan bagi pengguna muda dan usia sekolah. ASUS E202 ini diklaim memiliki sajian teknologi mutakhir yang mampu bekerja dengan sangat halus, bahkan tanpa suara. 

Fitur dan teknologi yang disematkan ke dalam notebook ini mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan yang mengesankan, terutama untuk segmentasi usia yang dituju.

“Kegemaran seseorang untuk beraktivitas dengan perangkat komputasi yang mungil dan minimalis terlihat semakin dominan,” ujar Juliana Cen, Country Product Group Leader ASUS Indonesia, dalam siaran pers yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Kamis (3/11).

Menurut Juliana, notebook ini menyuguhkan berbagai kemudahan dari sisi penggunaan, antara lain praktis, ringan, memiliki durabilitas baterai yang panjang serta tampilan trendi. ASUS telah menghimpun berbagai fitur unggulan tersebut, kemudian merangkumnya ke dalam sebuah notebook mungil yang cantik, yang dinamakan dengan ASUS EeeBook E202.

Laptop ini didesain dengan wujud yang indah, pendaran warna yang anggun, fungsionalitas yang lengkap dan performa yang memukau.


Baterai Tahan 8 Jam

Notebook ASUS EeeBook E202 memiliki kelebihan yang sangat membantu tatkala pengguna membutuhkan perangkat untuk bekerja sepanjang hari. Hal itu adalah durabilitas atau daya tahan baterai yang mampu bertahan hingga 8 jam.

Kemampuan ini dimungkinkan karena komponen prosesor Intel Celeron Dual Core N3060 generasi kelima atau Braswell yang digunakannya, memiliki nilai Thermal Design Power (TDP) yang kecil, yakni hanya sebesar 6 watt. Rendahnya konsumsi daya itu membuat kapasitas baterai tidak cepat terkuras.

Rendahnya tingkat TDP tersebut juga membuat notebook tidak menghasilkan panas yang tinggi. Dengan demikian, perangkat pendinginan pun tidak perlu menggunakan pendinginan berbasis kipas (fanless design). Sisi positif berikutnya, notebook ini tidak mengeluarkan suara saat bekerja.

Dengan desain minimalis, bodi notebook ASUS E202 dibentuk sehingga menjadi lebih kecil dari kertas A4. Perangkat ini memiliki dimensi 29.7 x 19.4 x2.14cm dan bobot yang sangat ringan yakni 1,25Kg. Meski ringan dan simpel, tetap diberikan layar seluas 11,6 inci diberikan agar tetap nyaman dipandang mata untuk bekerja secara mobile.

Desain cover pada ASUS EeeBook E202 juga membuat produk ini semakin manis dilihat. Apalagi notebook dengan gaya painting cover ini tersedia dalam empat pilihan warna-warna yang memikat antara lain, Silk White, Dark Blue, Thunder Blue dan Red Rouge yang cocok digunakan oleh kalangan pengguna yang dituju.

“ASUS E202 memiliki layar yang cukup ideal untuk segmen pelajar dan mahasiswa maupun pekerja mobile. Karena aktivitasnya yang cenderung padat dan berpindah-pindah lokasi, maka ukuran layar maupun bobot ringannya menjadi kunci utama kenyamanannya,” ujar Juliana.

Displaynya pun, Juliana melanjutkan, telah mendukung resolusi HD (1366x768), sehingga pengguna tetap akan dapat menyaksikan konten multimedia dengan kualitas yang baik. Untuk kebutuhan multimedia, ASUS menyematkan dua buah speaker dengan kualitas suara jernih dan kencang, sehingga tidak memerlukan lagi speaker tambahan.

ASUS E202 disusun dengan spesifikasi dan rincian teknologi mutakhir. Spesifikasi mutakhir membuatnya menjadi perangkat yang modern, sebab kelengkapan teknologi yang digunakannya mengikuti alur perkembangan zaman. Salah satunya adalah standar terbaru untuk konektivitas WiFi yang disandangnya.

“Pada umumnya untuk notebook berkelas mainstream hanya didukung dengan WiFi a/b/g/n, namun kali kali ini ASUS mengimplementasi teknologi terbaru lewat hadirnya WiFi 802.11 ac sehingga diharapkan para pengguna ASUS E202SA dapat merasakan kecepatan transfer data yang lebih cepat lebih 2.8x lipat dibanding dengan notebook lainnya yang masih menggunakan standar WiFi lama,” kata Juliana menjelaskan.

ASUS E202 menggunakan teknologi jaringan nirkabel berstandar 802.11ac dan Bluetooth 4.0. Teknologi mutakhir ini masih belum banyak digunakan pada perangkat dengan harga yang terjangkau. Melalui standar WiFi ini, secara teoritis data rate atau kecepatan berkirim data yang mampu didulang menjadi lebih kencang dari generasi sebelumnya yang masih menggunakan WiFi 802.11 a/b/g/n.

“Pada konektivitas WiFi berbasis 802.11ac, kecepatan bandwidth yang mampu dicapainya adalah 1300Mbps atau 1,3Gbps. Jaringan nirkabel tersebut pun berjalan pada frekuensi 5GHz,” sebut Juliana.

Disediakan konektivitas Bluetooth agar pengguna dapat dengan mudah menghubungkan notebook ini dengan mouse, headphone, ataupun mengirimkan data dari dan ke smartphone secara nirkabel.

Selain itu, ASUS EeeBook E202 juga telah menggunakan USB 3.1 Type-C yang memiliki bentuk simetris sehingga mudah digunakan. Tipe USB tersebut pun diketahui dapat mentransmisikan data dengan kecepatan hingga 5Gbps, sehingga proses pemindahan berjalan lebih cepat. Fitur ini juga membuat E202 menjadi notebook 11,6 inci pertama di dunia yang menggunakan teknologi USB 3.1 Type-C di dalamnya.

Demi memastikan kenyamanan penggunaan, ASUS juga menyematkan perangkat penyimpanan berbasis Hard Disk Drive (HDD) pada notebook ini. Ukurannya pun relatif lega, mencapai 500GB. Dengan ukuran seluas itu, pengguna dapat menyimpan berbagai file multimedia maupun dokumen penting pada notebook tersebut.

Papan ketik pada notebook mungil ini telah dirancang dengan fitur chiclet. Jarak antar tombolnya adalah 18,4mm, sedangkan luasnya secara keseluruhan 268mm2. Dengan spesifikasi tersebut, membuat pengalaman mengetik menjadi lebih nyaman dan akurat.

Salah satu yang juga unik adalah ukuran charger yang digunakan oleh E202, tidak lebih besar daripada kartu kredit dengan panjang hanya sekitar 53 mm. Hal ini tentu akan semakin memudahkan penggunanya untuk bepergian dengan notebook tersebut.

ASUS E202 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp3.499.000/Rp3.099.000, dengan garansi 1 tahun (global).


Editor: Tian Arief

Tian Arief
03-11-2016 10:37