Main Menu

Brand Asal Indonesia Ini Masuk Jajaran Top 3 Best Smartphone

didi
21-12-2017 10:14

Ilustrasi. (Shutterstock/AK9)

 

Terlebih lagi, saat ini salah satu merek smartphone asal Indonesia yaitu Advan, mampu menunjukkan kualitasnya,  terbukti di tahun 2017 pada kuartal II dan kuartal III berhasil masuk ke dalam jajaran Top 3 Best Smartphone di Indonesia.

Dari data International Data Corporation (IDC) terkait market share smartphone di tanah air, Samsung masih menguasai dengan 32,3%, di posisi kedua ada Oppo dengan 24,3%, Advan 9,0%, Asus 6,9%, dan Xiaomi 3,2 %.

Melihat dari data tersebut, ternyata hanya Advan satu-satunya brand asal Indonesia yang mampu bersaing dengan brand Global lainnya seperti Samsung dan Oppo. Advan pun berhasil mengalahkan raksasa eropa yaitu Asus, dan raksasa dari China yaitu Xiaomi, Vivo, dan Lenovo.

“Advan sangat bangga atas pengakuan yang diberikan IDC, mengingat hanya Advan satu-satunya brand asal Indonesia yang terus bersaing dengan brand Internasional lainnya,” ujar Tjandra Lianto, Marketing Director Advan dalam keterangannya kepada Gatra.com, Kamis (21/12).

Sementara itu Hasnul Suhaimi, Advan Business Management Advisor menyatakan kunci sukses Advan karena ada kemajuan produk yang sangat signifikan ditunjukkan dari smartphone-nya yaitu i5C plus, G1, G1 Pro, dan A8.

“Jadi jika kita lihat smartphone Advan telah bertransformasi dalam semua aspek yang dimiliki smartphone kelas global. Mulai dari chipset, kamera, audio, baterai, IDOS, material berkualitas tinggi dan desain produk yang semakin elegan dan relevan dengan generasi muda sekarang ini,” tutur Hasnul.

Associate Market Analyst IDC Indonesia Risky Febrian pernah mengatakan, kelebihan Advan terletak pada security teknologi dan features melalui Advan secure.

Dengan hadirnya Advan secure, Advan adalah smartphone pertama di Indonesia yang menawarkan berbagai kecanggihan fitur keamanan yang dapat melindungi privasi penggunanya dari berbagai risiko kehilangan ataupun pencurian data dan smartphone.

"Advan berusaha membedakan diri dengan mendorong pemasarannya terhadap ekosistem IdOS, memperkenalkan fitur keamanan Xlocker, dan Privacy Protector sebagai fitur uniknya," ujar Risky.

Risky menambahkan, konsumen Indonesia kini juga punya lebih banyak pilihan terhadap tipe smartphone. Terbukti, fitur kamera ganda dan layar tanpa bezel makin meningkatkan pertumbuhan segmen mid-range.

Ke depan, diperkirakan makin banyak vendor smartphone yang mengikuti tren tersebut dengan meng-upgrade smartphone-nya ke fitur tersebut. Padahal, fitur-fitur tersebut sebelumnya hanya ekslusif ada di ponsel high-end.

"Nantinya dengan meningkatnya kompetisi, vendor smartphone akan memanfaatkan beberapa cara kampanye pemasarannya. Misalnya, dari sisi marketing, mereka akan memanfaatkan tren mobile gaming dengan mengasosiasikan diri mereka dengan gim mobile populer,” kata Risky.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor : Mukhlison

didi
21-12-2017 10:14