Main Menu

BPPT Buat Alat Pencegah Kecelakaan Pesawat di Bandara

Tian Arief
17-04-2016 17:45

Insiden kecelekaan pesawat Batik Air beberapa waktu lalu (ANTARA/Widodo S Jusuf/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pusat Teknologi Elektronika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membuat inovasi teknologi navigasi surveillance, guna memantau pergerakan pesawat di bandara. Teknologi ini mampu memantau pergerakan pesawat dan kendaraan bergerak lainnya di bandara, baik ketika pesawat sedang melakukan approach pendaratan, ketika sudah mendarat, maupun ketika bergerak di sekitar terminal.

Menurut Direktur Pusat Teknologi Elektronika BPPT Yudi Purwantoro, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, di Jakarta, Minggu (17/4), teknologi baru ini bisa diterapkan untuk menghindari terjadinya senggolan bodi atau sayap antar-pesawat, seperti yang terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, baru-baru ini.

Keunggulan teknologi dalam negeri buatan BPPT ini adalah harganya yang relatif lebih murah, tanpa mengorbankan kualitas teknologinya.

Alat navigasi ini dirancang menggunakan komponen yang dapat diperoleh di pasaran dan berbasis software open source atau perangkat lunak berbasis terbuka yang disebut mepermudah dalam pemeliharaan.

Yudi menyebutkan, inovasi teknologi navigasi surveillance sudah masuk tahap purwarupa dan akan melakukan uji lapangan guna mendapatkan sertifikat. Dia berharap teknologi tersebut siap diaplikasikan setelah sertifikasi dan ada industri nasional yang melakukan komersialisasi.

"Semoga didukung pemangku kebijakan terkait, khususnya dalam hal regulasi. Selain itu juga ada industri nasional yang siap melakukan komersialisasi," kata dia menambahkan.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
17-04-2016 17:45