Main Menu

Ini 10 Planet Tempat Bermukim Kehidupan Alien

Rohmat Haryadi
08-09-2016 05:59

Ilustrasi Bumi dan eksoplanet (PHL @ UPR Arecibo, ESA/Hubble, NASA)

Jakarta, GATRANews - Para ilmuwan astrobiologis (mereka yang mengkaji tentang asal, evolusi, penyebaran, dan masa depan kehidupan di alam semesta) tak pernah lelah mencari 'kehidupan lain' di luar bumi. Salah satu tempat yang bagus untuk memulai berbicara tentang kehidupan di luar Bumi adalah katalog eksoplanet.

 

Katalog tentang planet di luar Tata Surya itu diluncurkan pada April 2014 dengan menampilkan 21 planet yang memiliki kesempatan terbaik untuk menopang kehidupan di luar Tata Surya kita. Tidak semua dari planet ini terkonfirmasi, dan ilmuwan masih banyak mempelajari tentang lingkungan mereka.

 

Berikut daftar 10 planet yang diketahui paling mungkin untuk menjadi tuan rumah kehidupan Alien (asing), menurut University of Puerto Rico di Arecibo, Puerto Rico.


1.    Kepler-186f

Kepler-186f adalah planet yang benar-benar mirip Bumi, menempati orbit di zona habitasi (zona dimana air hadir dalam bentuk cair) dari bintang induknya. Dunia alien ini terletak 490 tahun cahaya dari Bumi, hanya 10 persen lebih besar dari planet yang kita tinggali ini  dan hampir pasti berbatu-batu.

 

2.    Gliese 581g

Planet ini penuh kontroversi. Dia ditemukan pada 2010, namun kesulitan untuk mengorfirmasi keberadaannya. Namun, University of Puerto Rico di Arecibo menyebut Gliese 581g adalah kandidat planet dengan kehidupan asing. Jika berhasil dikonfirmasi, dunia berbatu ini berjarak sekitar 20 tahun cahaya dari bumi. Berukuran dua sampai tiga kali lebih besar dari bumi. Ia mengorbit bintang induknya, Gliese 581, sekitar setiap 30 hari di konstelasi Libra.


3.    Gliese 667Cc

Desebut juga sebagai "super-Earth". Gliese 667Cc ini juga dekat dengan bumi, sekitar 22 tahun cahaya di konstelasi Kalajengking (Scorpius). Planet ini setidaknya 4,5 kali lebih besar dari bumi, dan memakan waktu 28 hari untuk mengorbit sekitar bintang induknya. GJ 667C - bintang induknya - sebenarnya adalah bagian dari sistem-bintang tiga. Bintang ini merupakan bintang katai merah kelas M yang ukurannya sepertiga dari massa matahari.


4.    Kepler-22b


Kepler-22b lebih besar dari Bumi, mengelilingi sebuah bintang yang cukup dekat dalam ukuran dan suhu dengan matahari. Kepler-22b adalah 2,4 kali ukuran Bumi, dengan asumsi terjadi efek rumah kaca yang mirip dengan Bumi, diperkirakan memiliki suhu permukaan 72 derajat Fahrenheit (22 derajat Celsius.) Sistem tata bintangnya sekitar 600 tahun cahaya dari bumi, di konstelasi Angsa (Cygnus).


5.    HD 40307g

"Super-Bumi" HD 40307g mengorbit nyaman di zona habitasi bintang induknya. Terletak sekitar 42 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Pictor. Cukup dekat untuk diintip permukaannya dengan teleskop masa depan. Ia mengorbit bintang induknya sekitar 56 juta mil (90 juta kilometer) jauhnya, yang hanya lebih dari setengah dari jarak Bumi-Matahari dari 93 juta mil (150 juta kilometer.)


6.    HD 85512b

HD 85512b diumumkan pada 2011 sebagai bagian dari harta karun dari 50 planet ditemukan dengan piranti Penelisik Kecepatan Radial Planet Akurasi Tinggi atau HARPS, di Chili. Planet ini berukuran sekitar 3,6 kali lebih besar Bumi. Dia beralamat sekitar 35 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Vela (Sail/Layar). Para peneliti berharap suatu hari mencari tahu apakah ada air cair di permukaannya.


7.    Tau Ceti e

Planet Tau Ceti e terdeteksi pada Desember 2012, ditemukan hanya 11,9 tahun cahaya dari Bumi. dunia ini adalah "super-Earth" yang berukuran setidaknya 4,3 kali massa Bumi. Tergantung pada atmosfernya, Tau Ceti e bisa menjadi planet agak panas cocok untuk hidup sederhana, atau dunia terik seperti Venus.


8.    Gliese 163c

Massa Gliese 163c menempatkan planet di zona abu-abu. Planet ini tujuh kali massa Bumi, yang bisa membuatnya menjadi planet berbatu yang sangat besar atau planet gas raksasa kerdil. Gliese 163c mengorbit sekitar bintang redup setiap 26 hari, pada jarak 50 tahun cahaya dari Bumi. bintang induknya adalah di konstelasi Dorado (Manusia Emas).


9.    581d Gliese

Setidaknya satu studi beranggapan bahwa Gliese 581d mungkin memiliki atmosfer tebal mengandung karbon dioksida. Berukuran tujuh kali lebih besar dari Bumi, mengorbit bintang katai merah, dan merupakan “adik” planet Gliese 581g yang juga berpotensi dihuni. Beralamat pada 20 tahun cahaya dari matahari, Gliese 581d pada dasarnya berada di halaman belakang Bumi.


10.    Tau Ceti f

Tau Ceti f adalah calon super-Earth seperti saudaranya Tau Ceti e, tapi mengorbit di dekat tepi luar dari zona layak huni bintang induk Tau Ceti. Tau Ceti f setidaknya 6,6 kali massa Bumi dan cocok untuk kehidupan, jika atmosfernya memerangkap jumlah panas yang signifikan.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
08-09-2016 05:59