Main Menu

Kiamat Setiap Tujuh Tahun di Proxima b

Rohmat Haryadi
13-12-2016 17:09

Proxima Centauri (dilingkari). Insert hasil jepretan teleskop Hubble. (Wikipedia)Jakarta GATRANews - Setelah mengamati Proxima Centauri selama lebih dari 22 tahun, para astronom telah menemukan bahwa bintang mengalami siklus teratur aktivitas bintik bintang (starspot). Sebuah tim di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics menemukan bahwa bintang mengalami siklus teratur aktivitas starspot.

 

Mirip dengan matahari, bintik bintang pada kerdil merah adalah hasil dari medan magnet mengganggu aliran plasma, sehingga membentuk bagian yang lebih dingin dari sekitarnya. Siklus 7 tahun menghasilkan bintik-bintik besar yang meliputi seperlima bintang di puncak siklus, yang akan menghasilkan angin bintang (ledakan/flare) yang sangat besar.

Ledakan matahari itu seperti ledakan minyak goreng panas yang diberi air. Titik-titik air membuat daerah yang lebih dingin daripada sekitarnya. Sehingga menimbuklkan letusan-letusan (flare). Nah, itulah yang terjadi pada Proxima Cenaturi yang memiliki siklus flare besar setiap 7 tahun. Ledakan itu jelas akan mempengaruhi Proxima b, baru-baru ini ditemukan di dunia mirip Bumi yang mengorbit sebuah bintang.

Namun lonjakan intensitas partikel bermuatan yang mencelat keluar dari bintang berpotensi menelanjangi atmosfer planet, dan meninggalkan planet batuan seperti tak bernyawa. Para astronom telah menemukan bahwa salah satu bintang terdekat dengan Bumi, Proxima Centauri, mengalami siklus teratur aktivitas starspot, seperti matahari.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
13-12-2016 17:09