Main Menu

Teknologi ini Mempersingkat Antrian di Olimpiade 2020 

Rosyid
24-12-2017 19:28

Ilustrasi. (Shutterstock/FT02)

Artikel Terkait

Tokyo, Gatra.com - Panitia Olimpiade 2020 Tokyo akan menggunakan teknologi pengenal wajah (facial recognition) untuk para atlet, official dan jurnalis yang masuk ke venue. Penggunaan teknologi ini untuk memangkas waktu sekaligus meningkatkan keamanan. 

 

Teknologi pengenal wajah tidak dipakai untuk para penonton yang tetap harus menunjukkan tiket seperti Olimpiade sebelumnya. Hal itu diungkapkan sumber-sumber yang dikutip Japan Today, Minggu (24/12).

 

Para atlet, official dan jurnalis akan dibekali kartu tanda pengenal yang diterbitkan panitia penyelenggara pesta olahraga empat tahunan sekali itu. Dalam kartu itu itu ada foto wajah pemegang kartu. Panitia memperkirakan kebutuhan kartu antara 300.000 - 400.000 kartu. Saat pemegang kartu masuk ke venues, wajahnya langsung secara otomatis diperiksa  lewat teknologi facial recognition apakah sama dengan foto yang ada di kartu pengenal. Proses verifikasi ini akan mempersulit mereka yang menggunakan kartu curian. Proses ini juga akan mempersingkat waktu antrian. 

 

Kementrian Kehakiman menggunakan gerbang dengan teknologi facial recognition  untuk pemeriksaan imigrasi di Bandara Haneda, Tokyo sejak Oktober lalu.

 

Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung antara 24 Juli  -  9 Agustus  yang dilanjutkan Paralimpiade  mulai 25 Agustus -  6 September. 


 

Editor: Rosyid

 

 

Rosyid
24-12-2017 19:28