Main Menu

Temuan ini Menjawab Sejak Kapan Manusia Menggunakan Krayon

Rohmat Haryadi
28-01-2018 08:54

Krayon berusia 10.000 tahun (Paul Shields/University of York)North Yorkshire, Gatra.com --- Krayon cukup akrab dengan kehidupan anak-anak yang suka mewarnai. Namun tahukah Anda kapan manusia pertama kali menggunakan krayon? Arkeolog mengatakan bahwa mereka mungkin telah menemukan salah satu contoh awal 'krayon'. Krayon mungkin digunakan nenek moyang kita 10.000 tahun yang lalu dan menerapkannya untuk mewarnai kulit binatang ternak mereka, atau untuk karya seni.


Køreon oker ditemukan di dekat danau kuno, sekarang diselimuti gambut, di dekat Scarborough, North Yorkshire, Inggris. Sebuah kerikil oker ditemukan di seberang danau. Kerikil memiliki permukaan yang sangat lurik yang cenderung tergores untuk menghasilkan bubuk pigmen merah. Krayon itu berukuran 22 mm dan lebar 7 mm.

Ochre adalah pigmen mineral penting yang digunakan pemburu prasejarah di seluruh dunia. Penemuan terbaru menunjukkan bahwa orang mengumpulkan oker dan memprosesnya dengan cara yang berbeda selama periode Mesolitik. Benda-benda oker itu dipelajari oleh kolaborasi interdisipliner antara Departemen Arkeologi dan Fisika di University of York, dengan menggunakan teknik canggih untuk membangun komposisinya.

Artefak-artefak itu ditemukan di Seamer Carr dan Flixton School House. Kedua situs tersebut berada di lanskap yang kaya akan situs prasejarah, termasuk salah satu situs Mesolitik yang paling terkenal di Eropa, Star Carr. Liontin ditemukan di Star Carr pada tahun 2015 dan merupakan seni Mesolitik yang paling awal dikenal di Inggris. Di sini ditemukan lebih dari 30 hiasan kepala rusa rusa merah yang mungkin digunakan sebagai penyamaran dalam berburu, atau selama pertunjukan ritual oleh dukun saat berkomunikasi dengan roh hewani.

Penulis utama, Dr Andy Needham dari Departemen Arkeologi Universitas York, mengatakan bahwa penemuan terbaru ini membantu pemahaman kita tentang kehidupan Mesolitik.  "Warna adalah bagian yang sangat penting dari kehidupan pemburu-pengumpul, dan oker memberi Anda warna merah yang sangat cerah. Hal ini sangat penting dalam periode Mesolitik dan tampaknya digunakan dalam beberapa cara," katanya.

"Salah satu objek terakhir yang kami temukan terlihat persis seperti krayon. Ujungnya telah berubah membulat sampai akhir yang benar-benar tajam. Ini menunjukkan bahwa benda itu telah digunakan. Bagi saya itu adalah objek yang sangat penting dan membantu kita membangun gambaran yang lebih besar tentang kehidupan seperti apa di daerah ini. Ini menunjukkan bahwa ini akan menjadi tempat yang sangat berwarna," katanya.

Tim peneliti mengatakan Flixton adalah lokasi utama dalam periode Mesolitik dan dua benda tersebut membantu melukiskan gambaran yang dinamis tentang bagaimana orang berinteraksi dengan lingkungan setempat. "Batu kerikil dan krayon terletak di daerah yang sudah kaya akan seni. Ada kemungkinan bisa ada penggunaan artistik untuk benda-benda ini, mungkin untuk mewarnai kulit binatang atau untuk penggunaan dalam karya seni dekoratif," tambah Dr Needham.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
28-01-2018 08:54