Main Menu

Mengecas Hand Phone dengan Listrik yang Dihasilkan Tubuh

Rohmat Haryadi
10-02-2018 09:44

Gerakan lapisan emas penghasil listrik (Nano Energy)

New York, Gatra.com -- Mencari stopkontak segera menjadi masa lalu. Sebagai gantinya, perangkat akan menerima listrik dari tab logam kecil yang menempel pada tubuh, yang mampu menghasilkan listrik dari menekuk jari dan gerakan sederhana lainnya. Itulah ide di balik proyek penelitian kolaboratif yang dipimpin University at Buffalo (UB) dan Institute of Semiconductors (IoP) di Chinese Academy of Science (CAS). Tab - sebuah nanogenerator triboelektrik - dijelaskan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan secara online pada 31 Januari di jurnal Nano Energy.


"Tidak ada yang suka menambatkan ke stopkontak atau menyeret charger portabel. Tubuh manusia adalah sumber energi yang melimpah. Kami berpikir: 'Mengapa tidak memanfaatkannya untuk menghasilkan kekuatan kita sendiri?" Kata pimpinan tim penulis Qiaoqiang Gan, PhD,  profesor teknik elektro di Fakultas Teknik dan Ilmu Terapan UB. Pembebanan Triboelectric terjadi bila material tertentu menjadi bermuatan listrik setelah bersentuhan dengan material yang berbeda. Sebagian besar listrik statis sehari-hari adalah triboelectric.

Periset mengusulkan banyak nanogenerator yang memanfaatkan efek triboelektrik. Namun, sebagian besar sulit diproduksi (memerlukan litografi kompleks) atau tidak ekonomis. Tab tim UB dan CAS sedang mengembangkan cara untuk mengatasi kedua masalah tersebut. Mereka menggunakan dua lapisan tipis emas, dengan polydimethylsiloxane (juga disebut PDMS, polimer berbasis silikon yang digunakan pada lensa kontak, Silly Putty, dan produk lainnya) terjepit di antaranya.

Kunci pada perangkat itu adalah jika satu lapisan emas diregangkan, menyebabkannya kusut saat dilepaskan dan menciptakan seperti pegunungan miniatur. Bila gaya itu diaplikasikan kembali, misalnya dari jari membungkuk, gerak mengarah pada gesekan antara lapisan emas dan PDMS. "Hal ini menyebabkan elektron mengalir bolak-balik di antara lapisan emas. Semakin banyak gesekan, semakin besar jumlah tenaga yang dihasilkan," kata seorang penulis utama lainnya, Yun Xu, PhD, profesor IoP di CAS.

Studi ini menggambarkan sebuah tab kecil (panjang 1,5 sentimeter, lebarnya 1 sentimeter). Ini menghasilkan tegangan maksimum 124 volt, arus maksimum 10 microamps dan kerapatan daya maksimum 0,22 millwatt per sentimeter persegi. Itu tidak cukup untuk cepat mengisi smartphone. Namun 48 lampu LED merah mampu menyala secara bersamaan. Karena tab mudah dibuat, Zhang memimpin tim mahasiswa UB bertugas memperbaiki kinerja tab.

Tim berencana menggunakan potongan emas yang lebih besar, yang bila diregangkan dan dilipat bersamaan diharapkan bisa menghasilkan lebih banyak listrik. Periset juga sedang mengerjakan pengembangan baterai portabel untuk menyimpan energi yang dihasilkan tab. Mereka membayangkan sistem ini berfungsi sebagai sumber tenaga untuk berbagai perangkat elektronik yang dapat dipakai dan mandiri.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
10-02-2018 09:44