Main Menu

Paket Teknologi Canggih Sepeda Motor Masa Depan

Rosyid
21-05-2018 22:10

Teknologi sepeda motor masa depan (Dok. Bosch/re1)

Jakarta, Gatra.com - Resiko kecelakaa fatal pengendara motor lebih besar daripada pengemudi mobil. Penumpang mobil lebih aman berkat aplikasi teknologi crumple zone (area mobil yang menyerap dan mendistribusikan energi benturan menjauh dari kompartemen penumpang), kantong udara (airbag) dan sabuk pengaman. Sementara, pengguna sepeda motor hanya mengandalkan helm.

Perusahaan teknologi terkemuka, Bosch memiliki visi jelas: tidak ada lagi korban jiwa pengendara sepeda motor akibat kecelakaan. Dari visi itu mereka mengembangkan paket teknologi keselamatan baru untuk sepeda motor, yang terdiri dari cruise control adaptif, peringatan tabrakan depan dan deteksi blind-spot.

ACC (cruise control adaptive) ;  Teknologi ini menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan arus lalu lintas dan mempertahankan jarak antar kendaraan yang aman. Teknologi ini secara efektif mencegah terjadinya tabrakan pada bagian belakang mobil – akibat jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan di depan. ACC tidak hanya menawarkan kenyamanan lebih, tetapi juga memungkinkan pengemudi untuk lebih berkonsentrasi pada jalan, terutama dalam kepadatan lalu lintas yang tinggi. Teknologi yang mendasari sistem ini adalah kombinasi sensor radar, sistem rem, manajemen mesin dan HMI (Human Machine Interface).

Deteksi Blind-spot; Sistem ini terus melakukan pengawasan ke segala arah untuk membantu pengendara sepeda motor berpindah jalur dengan aman. Sensor radar berfungsi sebagai mata elektronik sistem blind-spot, mencatat objek di area yang sulit dilihat. Setiap kali ada kendaraan di area blind-spot pengendara, teknologi akan memperingatkannya melalui sinyal optik, misalnya di kaca spion.

Sistem Peringatan Tabrakan Depan ; Bosch telah mengembangkan sistem peringatan tabrakan untuk sepeda motor demi mengurangi risiko tabrakan belakang atau untuk memitigasi konsekuensinya. Sistem langsung aktif begitu kendaraan dinyalakan dan mendukung pengendara dalam semua rentang kecepatan yang relevan. Jika sistem mendeteksi posisi kendaraan lain yang sangat dekat bahkan membahayakan dan pengendara tidak bereaksi terhadap situasi tersebut, sistem akan memperingatkan pengendara melalui sinyal akustik atau optik.

Ketiganya dikembangkan menggunakan teknologi yang sama untuk mobil swakemudi. Pabrik sepeda motor KTM dan Ducati akan menggunakan teknologi ini pada model-modelnya paling cepat pada 2020.

“Bosch membawa keselamatan bersepeda motor ke tingkat yang lebih baik,” kata Dr. Dirk Hoheisel, anggota dewan manajemen Robert Bosch GmbH dalam siaran press yang diterima Gatra.com, Senin (21/5).


 

Rosyid
21-05-2018 22:10