Main Menu

Hujan Bintang Beralih Mewarnai Gerhana Sabtu Dini Hari

Rohmat Haryadi
26-07-2018 08:02

Ilustrasi - Gerhana Bulan. (GATRA/Erry Sudiyanto/FT02)

Jakarta, Gatra.com -- Gerhana bulan total Sabtu dini hari terjadi saat bulan berada posisi terjauh dari Bumi. Gerhana saat punama terjauh itu (micro-moon) terjadi pada dini hari, 28 Juli 2018 (malam Sabtu) di langit barat. Selain menjadi fase gerhana bulan total terlama abad ini (107 menit), juga akan diikuti kontestasi astronomi lainnya.

 

Pada saat purnama meredup dan memerah, amati bintang terang kemerahan di samping kirinya. "Itulah planet Mars, tetangga bumi yang juga sedang mengalami purnama sehingga tampak seperti bintang yang sangat terang," kata Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Redupnya bulan membuat Mars menjadi lebih terang.

 

Amati juga di atas bulan yang memerah. "Ada beberapa titik pancar hujan meteor, khususnya yang sedang mengalami saat puncaknya pada malam itu," katanya. Southern Delta Aquarids dengan durasi sekitar 20 meteor per jam, dan Piscis Austrinis sekitar 5 bintang beralih per jam. Fenomena bintang jatuh itu akan memesona angkasa malam itu.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
26-07-2018 08:02