Main Menu

Shell Perkenalkan Skenario Baru Bebas Emisi

Aries Kelana
20-08-2018 21:09

Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman (Kiri) dan Darwin Silalahi (Dok. Shell Indonesia/yus4)

Jakarta, Gatra.com -- PT Shell Indonesia memperkenalkan skenario terbaru. Yaitu: “SKY”, yang menggambarkan sebuah visi masa depan dimana masyarakat bersama-sama membantu mewujudkan terciptanya dunia bebas emisi di tahun 2070.

Skenario baru diperkenalkan forum diskusi yang menghadirkan Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman, Darwin Silalahi, President Director and Country Chairman of Shell Indonesia, dan Dr Cho-Oon Khong, Chief Political Analyst, Shell Scenario Team – Royal Dutch Shell.

Menurut Darwin, forum tersebut bertujuan untuk memperkaya pemikiran kritis para pemimpin dan pengambil keputusan dalam memahami segala peristiwa yang mungkin terjadi dan ketidakpastian sebagai upaya mencapai dunia rendah karbon melalui skenario SKY.

“Masa depan dengan net-zero emissions akan mungkin terjadi apabila kita dapat membangun pemahaman dan tindakan bersama antara sektor publik-swasta, dan berkolaborasi lintas sektor,” kata Darwin dalam rilisnya yang diterima Gatra.com (20/8).

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyambut baik visi Shell. Menurutnya, Indonesia memiliki komitmen dalam memenuhi Paris Agreement melalui berbagai upaya, antara lain penurunan emisi gas rumah kaca nasional, pengurangan emisi dari asap kebakaran hutan dan lahan, pengembangan energi terbarukan (EBT) dan inisiasi industri hijau.

“Melalui upaya yang dilakukan, dalam rentang waktu dua tahun, Indonesia berhasil mengurangi emisi sektor energi sebesar 46,31 juta ton, melampaui target 31 juta ton,” katanya.

Selanjutnya, Cho-Oon Khong, Chief Political Analyst, Shell Scenario Team mengatakan bahwa skenario Sky dibangun berdasarkan beberapa skenario Shell sebelumnya dan merupakan sebuah jalur yang memungkinkan secara teknologi, industri dan ekonomi mencapai tujuan-tujuan Paris Agreement. “Sky merupakan skenario yang paling kami yakini untuk tercapainya emisi CO2 nol persen di tahun 2070,” ucapnya.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
20-08-2018 21:09