Main Menu

Tragedi Kakaktua dalam Botol Jadi Game

Nur Hidayat
28-06-2015 13:24

Jakarta, GATRAnews - Masih ingat kasus burung kakatua dalam botol? Ketika itu awal Mei 2015, Polres Pelabuhan Tanjungperak, Surabaya, menggagalkan penyelundupan 24 burung kakatua jambul kuning dari Maluku ke Jakarta. Yang menyedihkan, 24 burung itu secara brutal dimasukkan ke dalam botol aqua. Sebanyak 11 dari 24 burung kakatua jambul kuning itu akhirnya tewas.

Foto-foto menyedihkan kondisi burung kakatua itu pun mendunia, membuat nama Indonesia “terkenal”. Sekadar gambaran, burung kakatua jambul kuning sudah dinyatakan sebagai spesies terancam punah sejak tahun 2007 lalu. Saat ini diperkirakan cuma ada 7.000 ekor kakatua jambul kuning di seluruh dunia.

Nah, terinspirasi dari tragedi itu, pekan lalu NED Studio meluncurkan game terbaru mereka bertema Pora: Save Jacob. Game ini adalah pengembangan dari game mereka sebelumnya, Pora The Lake Rescuer. Pora The Lake Rescuer adalah game yang dibikin para mahasiswa Institut Teknologi Del, Sumatera Utara tentang ikan Pora yang berusaha membersihkan Danau Toba.

Game itu berhasil memenangkan kompetisi Microsoft Imagine Cup pada 2014 lalu. Para mahasiswa tersebut kini telah membentuk perusahaan animasi tersendiri dengan nama NED Studio. Bila Pora The Lake Rescuer bertema Danau Toba, tema Pora: Save Jacob adalah menyelamatkan burung kakatua jambul kuning yang dimasukkan ke dalam botol.

Musuh ikan Pora kali ini adalah penyelundup. Game Pora: Save Jacob kini sudah bisa diunduh di Android. Sejauh ini responnya cukup bagus. Aplikasi ini mendapat lima bintang dari beberapa pengguna. Salah satu pengguna bahkan meninggalkan review lucu, “Kalau bisa bikin Pora membasmi para koruptor!!” tulisnya.


Reporter: BSI

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
28-06-2015 13:24