Main Menu

Lintasarta Gandeng BPPU ITS Bangun Co-Working Space

Arif Prasetyo
21-09-2017 18:36

Kerja Sama Lintasarta dengan BPPU ITS Kembangkan Enterpreneur Digital (Foto: Lintasarta)

Surabaya, GATRAnews - Lintasarta penyedia ICT Total Solution Company menjalin kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pengelolaan Usaha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (BPPU ITS). Kerja sama ini diwujudkan dengan membangun Co-Working Space di Gedung Research Center ITS.


Co-Working Space ini dilengkapi dengan high-speed internet, cloud service, managed service serta para ahli yang akan memberikan mentoring kepada para tenant start-up.

Pada saat yang bersamaan menyelenggarakan Lintasarta Appcelerate Program. Yaitu ajang kompetisi membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital. Seperti mobile application, yang memiliki nilai bisnis atau dapat diterapkan untuk berbagai sektor industri: smart city, banking, financial, oil & gas, plantation, manufacture, e-health, logistic, transportation, maritim dan tourism.

Melihat besarnya potensi bisnis dari teknologi digital, misalkan e-commerce di Indonesia, maka menjadi kewajiban untuk semua stakeholders mendukung agar Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Terutama dengan mendorong agar para start-up yang jumlahnya besar.

President Director Lintasarta, Arya Damar mengatakan, Lintasarta Appcelerate merupakan salah satu Program Corporate Social Responsibility di bidang pendidikan bekerja sama dengan BPPU ITS. Tujuannya untuk mengembangkan minat dan menyediakan sarana aktualisasi bagi para mahasiswa menjadi enterpreneur digital.

“Kerja sama dengan BPPU ITS juga bertujuan mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika yang gencar mendorong agar lembaga pendidikan mampu menghasilkan wirausahawan yang mampu memanfaatkan ekonomi digital dalam mengembangkan usahanya,” jelas Arya Damar, dalam pesan tertulis, Kamis (21/9).

Arya juga berharap Program CSR Lintasarta ini dalam jangka panjang akan membantu terciptanya digital ekonomi atau e-commerce yang akan membuka lapangan kerja seiring dengan aktivitas digital ekonomi yang berbasis internet.

Sementara, Ketua BPPU ITS, Dr. Ir. I Ketut Gunarta, MT. mengatakan, kompetisi ini adalah salah satu bagian proses penyaringan ide, selanjutnya yang terpilih agar bisa bersaing dan masuk pasar untuk mengisi pasar digital yang peluangnya semakin besar. Khusus untuk tahun 2017 ini saja diperkirakan pasar untuk mobile app kurang lebih USD 53 milyar di seluruh dunia.

“Co-Working Space yang dibangun berkat dukungan dari Lintasarta, membuat ITS Research Center menjadi fasilitas pengembangan Start-Up menjadi lebih baik, dan diharapkan Indonesia akan dapat mengambil pangsa pasar yang signifikan dari pasar aplikasi digital dunia khususnya untuk mobile app yang memiliki pertumbuhan pesat kurang lebih 17% per tahunnya.” ujar Gunarta.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
21-09-2017 18:36