Main Menu

Blanja.com: UKM Papua Siap Go Internasional

Birny Birdieni
26-09-2017 09:39

(Foto: Dok GATRA/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Blanja.com siapkan UKM terbaik Papua untuk dibawa ke pasar Internasional melalui platform eBay. Menurut CEO Blanja.com, Aulia E. Marinto, saat ini pihaknya sedang dalam tahap menyeleksi dan menyiapkan beberapa UKM terbaik tersebut. “Ini menjadi motivasi bagi UKM yang sudah online untuk meningkatkan kualitas dan kompetensinya untuk Go Internasional,” katanya dalam rilis yang diterima GATRANews, Selasa (26/9).

Menurut Aulia, UKM Papua memiliki produk beragam, seperti berbagai aksesoris dan hiasan berbahan baku lokal, bahan makanan dan minuman, peralatan rumah tangga serta produk pertanian. Adapun untuk produk yang paling banyak diminati pelanggan BLANJA.com adalah produk kerajinan seperti tas yang terbuat dari kelapa atau kulit pohon.

Sejak Agustus hingga September, BLANJA.com bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI), dan Pemerintah Daerah mengadakan pelatihan pemasaran online para pelaku UKM yang tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN (RKB) Papua. Setidaknya sudah ada 200 UKM lokal Papua yang sudah siap Go Online.

Menurut Aulia, untuk memasuki dunia online UKM tak hanya harus menyiapkan barang atau produk berkualitas saja, tetapi juga harus memiliki mental kuat untuk bisa bersaing. “Sehingga tidak hanya sekedar menjadi seorang penjual online tetapi bisa menjadi pebisnis online,” katanya. Pelatihan ini juga memfasilitasi dan mengedukasi para UKM tentang cara membuat toko online hingga bagaimana cara mengelolanya.

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya sinergi BUMN mewujudkan visi ekonomi Indonesia 2020 sebagai “The Digital Energy of Asia” dengan melaksanakan pendampingan UKM di beberapa lokasi di Indonesia. BLANJA.com merupakan satu-satunya e-commerce BUMN sebagai marketplace perusahaan usaha patungan (joint venture) antara Telkom Indonesia dengan eBay. Platform ini setidaknya sudah menjangkau Kabupaten Biak, Fak Fak, dan terakhir Jayapura. Ke depannya, sinergi ini akan terus menyasar kota-kota lainnya di Indonesia.


Editor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
26-09-2017 09:39