Main Menu

Melirik Peluang Hunian Digital di Masa Depan

Sandika Prihatnala
25-01-2018 10:09

Ilustrasi. (Shutterstock/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Hunian digital dan multifungsi akan menjadi tren di masa mendatang. Tak hanya sebagai tempat tinggal, hunian berbasis digital ini menjadi tempat bekerja atau kantor (office).

Tuntutan hunian digital dan multifungsi tumbuh seiring dengan berkembangnya perusahaan rintisan (start up) di Indonesia. Pelaku start up biasanya memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha atau kantor.

"Potensi ini belum didukung ekosistem maupun infrastruktur yang ada. Padahal potensi mengembangkan kawasan hunian digital ini sangat besar," kata Direktur Utama PT Cyberindo Persada Nusantara (Cyber Park Indonesia) Medigianto Munandar di Jakarta, Rabu (24/1).

Medigianto menambahkan permintaan hunian berbasis digital akan terus naik seiring dengan berkembangnya ekonomi digital. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mendorong para pelaku ekonomi digital ini berkumpul di satu kawasan membentuk satu entitas baru.

Cyber Park Indonesia dan Wika Realty saat ini sedang mengembangkan hunian digital pertama di Indonesia dengan konsep Small Office Home Office (SOHO) Tamansari Cyber. Berdiri di atas lahan seluas 100 hektar di Mulyaharja, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Internet fiber optik dengan kapasitas bandwitdh internet simetris upload dan download sama yaitu 100 Mbps, ini adalah pertama dan satu-satunya di Indonesia," kata Medigianto.

Tamansari Cyber, lanjut Medigianto, direncanakan terdiri dari 331 unit serta di tahap pertama. Dan dipasarkan sebanyak 258 unit dan selama 4 tahun oleh Cyber Park Indonesia dan Wika Realty.

"Kawasan ini bukan hanya cocok sebagai tempat tinggal sekaligus kantor, tapi lebih dari itu dapat dikembangkan sebagai data center berskala UKM," pungkas dia. 


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
25-01-2018 10:09