Main Menu

Gandeng Extramaks, Ilham Habibie: Membudayakan Teknologi Lewat Pendidikan

Arif Prasetyo
18-07-2018 17:24

MoU Ilham Habibie dengan Extrsmark Indonesia. (GATRA/Arif Prasetyo/FT02)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menata ulang program pendidikan di Tanah Air yang sesuai dengan Inpres No.9 Tahun 2016 yakni meredesaian dan menumbuhkan anak-anak untuk tumbuh kreatif. Tugas kita membangun infrastruktur pembelajaran, termasuk membangun 140 menara di dekat sekolah untuk memudahkan Ujian Nasional berbasis komputer dan bisa mendownload konten pembelajaran.


Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ananta Kusuma Seta PhD sebagai keynote speak pada seminar dan peluncuran “Dukung Revolusi Industri 4.0 Extramaks Indonesia Luncurkan Solusi Belajar Digital 360”, di Kemendiknas dengan pembicara Ilham Habibie.

“Teknologi mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing serta memberikan manfaat bagi negara dan bangsa dan dapat digunakan untuk mengubah pola pikir bangsa,” ujar Ilham Habibie, Chairman & Founder Berkarya!Indonesia usai melakuan MoU dengan Extramaks Indonesia, di Jakarta, Rabu (18/7).

Berkarya!Indonesia, sebuah gerakan nasional yang dipimpin Ilham Habibie, menggandeng penyedia digital learning solution Extramarks untuk bersama-sama membudayakan teknologi lewat Pendidikan.

Gerakan tersebut fokus mengubah pola pikir bangsa dari pola pikir konsumen semata menjadi pola pikir produsen. Berkarya!Indonesia meyakini bahwa berubah menjadi bangsa produsen adalah kunci utama untuk mengubah nasib bangsa ke depan.

Di sisi lain bagi siswa adalah akses untuk memperoleh materi pendidikan berkualitas yang sesuai dengan karakter belajar siswa.

Menyadari hal tersebut, global edutech company bernama Extramarks Indonesia hadir untuk memberikan solusi dengan konsep pendekatan learn, practice, dan test.

"Setiap siswa memiliki karakter berbeda-beda dalam menyerap pelajaran yang mereka terima. Kami hadir menjawab kebutuhan mereka sehingga diharapkan siswa akan bisa lebih mudah memahami pelajaran kemudian meningkatkan minat dalam belajar," kata Fernando Uffie, Country Manager Extramarks Indonesia.

Lanjut Uffie, semua metode pembelajaran yang tersedia di platform berbasis web dan aplikasi mobile ini dikemas dalam bentuk multimedia interaktif (animasi) guna memastikan setiap siswa dapat memilih opsi belajar yang paling nyaman, menyenangkan, dan sesuai dengan karakter masing masing.

"Animasi yang ada di Extramarks, salah satunya seperti praktikum dengan konsep virtual lab. Misalnya, pelajaran biologi seperti praktik membedah katak, tampilannya akan detail dan interaktif sehingga siswa lebih mudah untuk memahaminya," jelas Uffie.

Uffie berharap para siswa bisa melakukan proses belajar dengan senang karena konten yang digunakan sesuai dengan karakternya. Sehingga belajar menjadi lebih menarik, mudah, dan menyenangkan.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
18-07-2018 17:24