Main Menu

Pembahasan Loan Agreement Proyek MRT Fase II Hampir Rampung

Abdul Rozak
23-08-2018 14:19

Jalur MRT Fase 2 (Dok. MRT Jakarta/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) menyatakan siap membiayai proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase II rute Bundaran HI - Kampung Bandan sepanjang 8 kilometer. Proyek tersebut diperkirakan menghabiskan biaya Rp 22,5 triliyun.

 Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pembahasan loan agreement untuk pembiayaan MRT fase II hampir selesai. Pemerintah Indonesia dan Jepang tinggal menyelesaikan permasalahan administrasi.

“Loan agreement fase II secara subtantif tidak ada yang menghambat, tinggal masalah administrasi antara Kedubes Jepang, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan,” kata William di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (23/8).

 William menambahkan Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Pemerintah Jepang sudah menyepakati exchange nota pembiayaan MRT fase II. Sedangkan dokumen loan antara Kementrian Keuangan dengan Jepang sudah final.

 Proyek MRT Fase II diketahui lebih mahal dibandingkan fase I dengan rute Lebak Bulus - Bundaran HI. MRT fase I dengan panjang lintasan 16 kilometer tersebut menelan biaya Rp 16 triliyun.

 Sebelumnya, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan fase II lebih rumit dibandingkan fase I. Seluruh lintasan dan tujuh stasiun MRT ada di bawah tanah (underground) dan terletak di bawah anak sungai Ciliwung.

 “Lintasan dan stasiun MRT fase II semuanya underground,” kata Silvia.


Reporter: Abdul Rozak

Editor: Rosyid

Abdul Rozak
23-08-2018 14:19