Main Menu

URI Bantu Lombok Kembangkan Ecotourism Pantai

Wanto
03-04-2016 00:36

Turis berjemur di pantai (Gatra/Bambang Sulistiyo)

Lombok, GATRAnews  - Pantai, pasir putih, biota laut, terumbu karang, bawah laut, adalah keunggulan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Wisata berbasis bahari akan menjadi kekuatan pulau di sebelah timur Bali itu.


Tidak salah jika provinsi yang beribu kota di Mataram itu memilih pengembangan ecotourism. University of Rhode Island (URI), salah satu kampus terkemuka asal Amerika Serikat itu siap membantu NTB dalam mengembangkan pantai dengan konsep wisata ecotourism dan sustainable tourism development.

Konsep itu saat ini telah menjadi tren global. Sudah menjadi perhatian banyak negara. Bahkan ecotourism telah menjadi salah satu agenda penting bagi pengembangan pariwisata Indonesia ke depan. Dan kebetulan, Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki destinasi ecotourism terbaik di dunia.

“University of Rhode Island sangat tertarik dengan potensi yang dimiliki NTB. Mereka berminat untuk bekerja sama, khususnya dalam pengembangan ecotourism,” papar Gubernur NTB M. Zainul Majdi, Jumat (1/3).

Secara konsep, ecotourism diyakini akan banyak menguntungkan NTB. Model pariwisatanya ramah lingkungan. Ada basis budaya setempat yang diangkat sebagai penguat objek destinasinya. Model pariwisata ini menjadi ideal karena berfungsi ganda.

Selain sebagai obyek wisata yang berbasiskan alam dan budaya setempat, ecotourism juga berfungsi sebagai konservasi, observasi, serta sarana pendidikan. “Sekaligus meminimalisasi kerusakan lingkungan,” tambah Gunernur muda yang cerdas ini.

Nah, saat bertandang ke NTB, University of Rhode Island sudah membawa konsep tadi. Semua dipaparkan secara detil. Keunggulan Rhode Island dalam beberapa bidang. Seperti, teknik, kelautan dan perikanan, sains, lingkungan serta pengembangan sumber daya, terlihat jelas.

“Kerjasamanya akan melibatkan Universitas Mataram (Unram). Bersama Unram, URI akan mengkaji konsep ecotourism di wilayah Sekotong, Lombok Barat,” timpal Zainul.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo

Wanto
03-04-2016 00:36