Main Menu

Pacu Adrenalin dengan Sepeda Gantung Baturraden!

Nur Hidayat
28-06-2017 23:29

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah dan Dandim 0701 Banyumas Erwin Eka Gita Yuawana mencoba sepeda gantung (GATRAnews/Ridlo Susanto/yus4)

Banyumas, GATRAnews – Lokawisata Baturraden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah membuka wahana baru berupa sepeda gantung (zip bike) dan ayunan gantung (swing mountain). Keduanya menjanjikan sensansi keindahan pegunungan sekaligus memacu adrenalin pengunjung yang hendak menjajal bersepeda di ketinggian.

“Kedua wahana baru tersebut, akan menjadi tempat swafoto dengan latar pemandangan perbukitan Baturraden yang indah,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturaden Djoko Hariyanto kepada wartawan, Rabu (28/6). Dia mengatakan, wahana baru tersebut memang dipersiapkan untuk pengunjung pengunjung Baturraden pada libur Lebaran ini.

Untuk mengoperasionalkan wahana tersebut pihaknya menggandeng pengelola The Geong Baturraden. “Wahana sepeda gantung ini akan menjadi tempat pecinta foto selfie di alam terbuka. Karena spot foto terlihat unik dan menarik, diperuntukan bagi pengunjung Baturraden saat liburan lebaran nanti,” jelasnya.

Joko mengemukakan, wahana baru ini menanjikan sesuatu yang baru. Termasuk bagi orang yang terbiasa berwisata di Baturraden. Tiketnya pun murah, hanya Rp 20.000 per orang. “Pengunjung wahana sepeda gantung ini dikenai biaya Rp 20.000 sekali naik. Begitu pula untuk berfoto di ayunan yang berlatar belakang jurang dan pepohonan pinus, juga dikenakan biaya sebesar Rp 20.000,” rincinya.

Meski berada di ketinggian dan berposisi menggantung, Joko memastikan wahana ini aman bagi pengunjung. Sebab, wahana itu dibangun dengan bahan berkualitas dan dikelola oleh komunitas yang berpengalaman. “Pengunjung tidak perlu ragu menaiki wahana baru yang ada di lokawisata Baturraden ini. Sebelum naik wahana, kami bekali pengunjung berbagai peralatan keamanan seperti harnes, webing, carabiner dan helm pengaman serta didampingi oleh instruktur berpengalaman,” ujarnya.

Keamanan ini, kata Joko, termasuk saat berfoto di atas sepeda gantung. Pengunjung bisa berkspresi mengeluarkan berbagai gaya. Jika berani, dapat bergaya kaki lurus diatas stang, tangan lepas stang, dan sebagainya. Namun, pengunjung tak diperbolehkan berfoto sembari berdiri di atas sepeda, sebab bisa berbahaya. "Tapi tidak berdiri di atas sepeda ya,” imbuhnya.

Pada masa liburan lebaran kali ini, kata Suharno, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas menggandeng berbagai lembaga untuk membentuk tim pengamanan gabungan kepariwisataan. Dalam tim tersebut terdapat berbagai unsur, antara lain, Polri, TNI, dan masyarakat pariwisata.


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
28-06-2017 23:29