Main Menu

RAPP Kembangkan Produk Unggulan Lokal

Anthony Djafar
18-02-2018 06:56

Direktur Community Development PT RAPP(GATRA/Marzum Hamid M Egi Fadhliansyah/yus4)

 

Pelalawan, Gatra.com - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) setiap tahunnya merealisasikan sejumlah program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, menyentuh masyarakat sekitar dengan mengembangkan produk unggulan lokal yang disiapkan anggarannya sebesar Rp 15 Miliar.


 

"Untuk program permberdayaan, kita mulai dari pertanian pokok, lalu ada pengembangan One Village One komoditi, hingga memfasilitasi pemasaran produknya,” kata Direktur Community Development PT RAPP, Marzum Hamid, di Komplek PT RAPP, Pangkalan Kerinci, Riau, Sabtu (17/2).

Marzum mengatakan saat ini PT RAPP sudah memberdayakan 172 program yang berkaitan langsung dengan perusahaan. Misalnya, memberikan fasilitas akses permodalan kepada mitra usaha penyedia jasa bus, yang ditujukan bagi jasa angkutan karyawan PT RAPP. Ini bentuknya in line.

Kemudian lanjut Marzum, ada juga 76 program lainnya berupa off line. Artinya, program tersebut fokus pada memberdayakan produk unggulan yang ditujukan bagi masyarakat yang bermukim di kampung-kampung, sekitar tempat perusahaan beroperasi. Di situ nantinya akan dibagi dalam komoditas tertentu.

"Misalnya satu kampung ada yang fokus memproduksi nanas, ada juga ikan wajang dari sungai kampar, ada juga kampung yang fokus memproduksi padi atau sagu. Semua itu tergantung dari kebutuhan dan keinginan dari masyarakatnya,” katanya.

Nah, di tahun 2018 ini, kata Marzum, PT RAPP memfokuskan mengembangkan program pemberdayaan masyarakat secara off line. Yakni hilirisasi produk dan bagaimana menyalurkan pemasarannya.

Misalnya, satu kampung yang membudidayakan ikan ikan wajang, itu nantinya akan diuji coba dengan dibuatkan semacam frestonya. Ada juga kelompok ibu-ibu yang sudah memanen buah nanasnya, kemudian dibuat aneka rupa sajian seperti kerupuk nanas.

“Sekarang dipikirkan bagaimana produksi bisa berkelanjutan dengan menawarkan sajian dan kemasan semenarik mungkin,” katanya.

Dengan begitu lanjut Marzum, diharapkan produk-produk unggulan tersebut, dapat menjadi semacam produk buah tangan atau oleh-oleh unggulan khas Kabupaten Pelelawan.

“Bahkan bisa saja dijadikan sebagai ikon kuliner dari Provinsi Riau,” katanya.


Reporter: MEF
Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
18-02-2018 06:56