Home Gaya Hidup Peringati HAN, Yafsi Dorong Kelurahan Amplas Layak Anak

Peringati HAN, Yafsi Dorong Kelurahan Amplas Layak Anak

Medan, Gatra.com - Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (Yafsi) dorong Kelurahan Amplas Kelurahan Layak Anak. Itu disampaikan saat memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di lapangan Jalan Pengilar Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas, Minggu (21/7).
 
Yafsi mengelar berbagai perlombaan tradisional yang dikhususkan bagi anak-anak di kelurahan tersebut. Perayaan dengan tema 'Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak', diharapkan perlindungan anak dimulai dari keluarga dan lingkungannya. Dorongan Kelurahan Amplas menjadi layak anak sebagai program Pemko Medan yang menjadikan 21 kelurahan tiap kecamatan menjadi kelurahan layak anak.
 
 
Ketua Yafsi, Badriyah menuturkan bahwa dalam permainan tradisional ini, ada ratusan anak yang berada di Kelurahan Amplas ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Anak Nasional. Hal ini sama dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. "Untuk menyemarakkan HAN ini, Yafsi mengadakan lomba tradisional untuk anak-anak, dan tahun ini kami memilih Kelurahan Amplas. Selain itu juga, kita mendorong Kelurahan Amplas untuk menjadi Kelurahan Layak Anak," ungkap Badriyah.
 
Adapun beberapa permainan tradisional yang dilaksanakan pada acara tersebut adalah, congklak, engklek, tarik tambang, bakiak, enggrang batok, dan guli dalam sendok. Tidak hanya itu tahun ini YAFSI juga mengadakan lomba video public speaking
 
 
"Kita tahu bahwa permainan tradisional ini banyak manfaatnya untuk anak-anak, karena dapat mengasah kreativitas mereka. Lagi pula permainan tradisional ini sudah jarang kita jumpai, jadi ini juga sebagai cara kami untuk melestarikan permainan-permainan ini," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Lingkungan 1, Kelurahan Amplas, Muhid Alfin Sinaga mengucapkan terimakasih kepada para panitia yang telah melaksanakan HAN di Kelurahan Amplas. Muhid juga menambahkan bahwa dengan diadakannya kegiatan ini menyadari kepada anak-anak pentingnya hubungan sosial. "Kalau tidak kita perhatikan anak-anak ini,  nanti anak-anak ini bisa terjerat ke dalam pergaulan bebas," pungkasnya.
 
Reporter: Iskandar
255