Home Politik Honor TAPD Rp1,6 M Hilang di Parkiran Kantor Gubernur Sumut

Honor TAPD Rp1,6 M Hilang di Parkiran Kantor Gubernur Sumut

Medan, Gatra.com – Uang miliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) sebesar Rp 1,6 miliar hilang di parkiran kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (10/9).  

Pelaksan Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut, Raja Indra Saleh mengatakan sebagian besar uang senilai Rp 1.672.985.500 merupakan honor bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). 

Baca Juga: Perampok Uang ATM Rp 400 juta Mantan Karyawan

Uang yang hilang tersebut baru saja diambil Muhammad Aldi Budianto yang merupakan Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di BPKAD, bersama seorang tenaga honorer BPKAD bernama Indrawan Ginting.

Kejadian bermula pada pukul 13.43 WIB, saat Aldi menerima informasi dari bendahara bahwa uang pembayaran honor sudah masuk ke rekening. Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB, Aldi ditemani Indrawan mendatangi kantor Bank Sumut Cabang, Jalan Imam Bonjol, Medan. 

Baca Juga: Pacar Perampok ATM Ikut Tersangka

Mereka melakukan penarikan tunai sekitar pukul 14.47 WIB. Setelah melakukan penarikan, Aldi bersama Indrawan membawa uang itu ke Kantor Gubernur Sumut. Kemudian masuk pelataran parkir yang bersangkutan melakukan putaran kendaraan.

“Karena pada masuk pertama penuh dan dia mutar kembali dan melihat ada tempat parkir satu, pas di depan kantor gubernur yang di belakang ada CCTV,” katanya didampimgi Kabag Humas Pemprov Sumut, M Ikhsan.

Baca Juga: Tiga Rampok Bersenpi Diringkus Polisi di Mandau

Setelah memarkirkan mobil sekitar pukul 15.40 WIB. Aldi dan Indrawan meninggalkan kendaraan itu untuk melakukan absensi, lalu salat. Sementara uang ditinggalkan di jok belakang. Pada pukul 17.00 Wib, saat hendak pulang, yang bersangkutan melihat tas sudah tidak ada di dalam mobil. 

“Yang bersangkutan ditemani saudara Indrawan Ginting menghubungi Polrestabes Medan dan membuat laporan dan telah di BAP oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Lampung Tewas Ditembak Polisi.

Kata dia, tidak ada pengawalan dari petugas keamanan saat Aldi dan Indrawan mengambil uang itu. Namun dia menolak menjawab kerusakan pada mobil yang digunakan keduanya. Begitu juga saat ditanya alasan mereka meninggalkan uang di dalam mobil. “Biar pihak kepolisian yang menjawab,” ucapnya.

Reporter: Putra TJ

1614