Home Gaya Hidup Kisah Baru, Setelah 30 Tahun Sang Mantan Paskibraka

Kisah Baru, Setelah 30 Tahun Sang Mantan Paskibraka

2299

Rengat, Gatra.com - Perempuan 16 tahun itu kaget luar biasa Sabtu (13/4) malam lalu. Siswa kelas X SMA Negeri 1 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau ini, tak pernah menyangka sama sekali kalau dia kemudian menjadi perempuan satu-satunya yang bakal dikirim dari Riau ke Jakarta untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2019 di Istana Negara.

"Enggak pernah menyangka sama sekali. Tadinya saya sudah sempat menyerah lantaran saingan banyak. Eh enggak tahunya nilai saya tinggi," cerita Tri Setya Negara Putri kepada Gatra.com Minggu (14/4) di Rengat.

Kabar anak bungsunya lulus menjadi anggota Paskibraka Nasional membikin Inspektur Dua (Ipda) Andra Leksi teringat masa 30 tahun silam, saat dia menjadi satu-satunya laki-laki yang dikirim Riau untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional 17 Agustus 1989.

Makanya dia tak heran gimana putrinya pontang-panting berjuang untuk lulus. "Dari awal saya biarkan dia mandiri, mengejar apa yang dicitakannya. Alhamdulillah dia dapat mewujudkannya sendiri dan saya bangga untuk itu," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Inhu ini.

Tri bakal diberangkatkan ke Jakarta bersama Muhammad Asraf pelajar SMA dari Kabupaten Kampar. "Belum tau pasti tanggal keberangkatan mereka berdua. Tapi yang jelas saat ini mereka harus mempersiapkan diri mengikuti training di provinsi dan di Jakarta nanti," kata pendamping seleksi Paskibra, Dispora Kabupaten Inhu, Maryam.

Maryam kemudian merinci empat orang pelajar SMA Inhu yang lolos menjadi anggota Paskibra Provinsi Riau 2019. Mereka antara lain; Ramadhan Nur Pratama (siswa SMAN 1 Rengat), Kelvin Indra Alberto (siswa MA Nurul Falah Air molek), Ricardho Gunawan (siswa SMAN 1 Rengat Barat) dan Rita Yuliandari (siswi SMAN 1 Pasir Penyu).


Reporter : Zuhdi Anshari

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS