Home Ekonomi Garteks: Baru Kali Ini Buruh Tidak Boleh Aksi Di Depan Istana

Garteks: Baru Kali Ini Buruh Tidak Boleh Aksi Di Depan Istana

Jakarta, Gatra.com - Sebanyak 3.000 peserta aksi Hari Buruh Internasional (May Day) tertahan di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (1/5). 

Massa aksi dari berbagai organisasi buruh menuntut kepolisian membuka blokade kawat berduri dan sepanjang 150-an meter yang menutup jalan ke Istana Merdeka.

"Kepada bapak polisi, kenapa kami diblokade? Kami adalah anak bangsa Indonesia juga. Kami tidak akan melakukan makar," kata Ketua Konsolidasi DPP Garteks KSBSI Toto Susilo.

Toto dan ribuan buruh lainnya menyesalkan tidak bisa berdemonstrasi langsung di depan Istana Merdeka.

"Setiap tahun kita aksi May Day, baru tahun ini kita diblokade. Tahun-tahun sebelumnya kita bisa menyampaikan keluhan di depan Istana," jelasnya.

Tuntutan utama pada May Day 2019 adalah revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Perlindungan Upah.

"Kita menuntut agar buruh diperlakukan sebagai manusia. Kami memiliki keluarga, oleh karenanya berhak untuk mendapatkan payung hukum yang manusiawi," tegas dia.

928