Home Internasional Palang Merah: Ribuan Imigran Sekarat Terdampar di Bosnia

Palang Merah: Ribuan Imigran Sekarat Terdampar di Bosnia

Sarajevo, Gatra.com - Palang Merah Bosnia menyatakan bahwa terdapat ribuan imigran dan pengungsi yang terdampar di Bosnia dengan kondisi yang memprihatinkan, setelah mencoba untuk melakukan perjalanan ke Eropa Barat. Mereka tidur di taman-taman dan bangunan yang terbengkalai. Sebagian dari mereka meninggal dunia.

Menurut Badan Keamanan Bosnia, sekitar 25.000 orang dari Asia dan Afrika Utara memasuki Bosnia dari Serbia dan Montenegro pada tahun lalu, dan sekitar 6.000 jiwa telah tiba di negara Balkan yang miskin tersebut tahun ini. Hanya sekitar 3.500 yang telah ditampung di pusat penampungan.

"Situasinya cukup mengerikan. Orang-orang tidur di taman, di tempat parkir, di jalan setapak, dan di gedung-gedung berbahaya," ujar Manajer Operasi untuk Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Indira Kulenovic, dikutip Reuters, Kamis (30/5).

Dia menuturkan tiga imigran yang tinggal di sebuah bangunan terlantar, beberapa minggu lalu terbakar sampai mati ketika lilin yang mereka gunakan menyebabkan kebakaran. Seorang migran lain jatuh dari lantai atas sebuah bangunan tempat dia tinggal, dan seorang lagi bunuh diri dengan membakar dirinya sendiri pada minggu lalu karena putus asa dengan keadaan yang dialaminya.

Sukarelawan Palang Merah telah membantu menyiapkan logistik untuk 3.000 orang setiap harinya, di lima pusat imigran di seluruh Bosnia. Sementara itu, tim lain bergerak menyediakan makanan, air, pakaian, selimut, dukungan psiko-sosial, dan pertolongan pertama kepada orang yang bepergian.

“Tim kami melakukan apa yang mereka bisa, tetapi mereka melebar ke batas dan situasi telah mencapai titik kritis. Ini adalah krisis kemanusiaan,” kata Sekretaris Jenderal Masyarakat Palang Merah Bosnia, Rajko Lazic.

Selain itu, para imigran juga menghadapi bahaya ranjau darat yang tersisa dari perang Bosnia pada tahun 1990-an. Bosnia adalah salah satu negara yang paling terkontaminasi ranjau darat di Eropa.

Sebagian besar imigran terkonsentrasi di barat kota Bihac dan Velika Kladusa. Mereka telah meminta agar tiga pusat transit di sana ditutup dan imigran dipindahkan ke tempat lain.

Bosnia sendiri sedang mengalami konflik horizontal dan belum membentuk pemerintahan selama tujuh bulan setelah pemilihan umum berlangsung. Lembaga-lembaga negara yang bertanggung jawab atas masalah imigrasi dan suaka tidak dapat beroperasi dengan maksimal.

417