Home Ekonomi Pasca Lebaran, Harga Cabai Merah di Tebo Naik Rp80 Ribu Perkilo

Pasca Lebaran, Harga Cabai Merah di Tebo Naik Rp80 Ribu Perkilo

Tebo, Gatra.com - Pasca Idul Fitri 1440 H, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tebo, belum stabil bahkan mengalami kenaikan. Alhasil, ibu rumah tangga mengeluh dan berharap harga cabai kembali normal.

"Biasanya harga cabai merah Rp30 ribu sampai Rp35 ribu perkilo. Minggu kemarin masih dapat Rp60 ribu perkilo, sekarang naik menjadi Rp80 ribu perkilo," kata Yuni salah seorang ibu rumah tangga saat berbelanja di pasar tradisional Tanjung Bungur Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jumat (14/6).

Untuk menghemat uang belanja kebutuhan rumah tangganya, Yuni terpaksa mengurangi jumlah pembelian cabai. "Biasanya saya beli satu kilogram untuk satu minggu. Karena mahal, terpaksa saya beli setengah kilo saja," kata dia.

Naiknya harga cabai merah ini diakui oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenaga Kerjaan (Disperindag Naker) Kabupaten Tebo melalui Kabid Perdagangan, Edy Sofyan. Menurutnya, minggu lalu harga cabai merah keriting Rp60 ribu perkilo dan minggu ini naik menjadi Rp80 ribu perkilo.

Begitu juga harga cabai merah biasa. Sebelumnya Rp50 ribu perkilo naik menjadi Rp70 ribu perkilo. "Kalau harga cabai rawit mengalami penurunan. Minggu kemarin Rp60 ribu perkilo turun menjadi Rp35 perkilo," kata Edy.

Ditanya terkait harga sembako pasca lebaran, Edy mengatakan bahwa, "Hanya harga cabai merah saja yang mengalami kenaikan. Kalau harga lainnya sudah stabil seperti biasanya," ujar dia.

180