Home Gaya Hidup Warga Lombok Barat Sulap Kontainer Bekas Jadi Wadah Pustaka

Warga Lombok Barat Sulap Kontainer Bekas Jadi Wadah Pustaka

 

Lombok Barat, Gatra.com- Warga Taman Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat membuat inovasi dengan menyulap kontainer bekas menjadi perpustakaan, di dalamnya terdapat fasilitas AC, bantal, dan buku sejumlah 150 judul pada masing-masing kontainer. 

“150 judul buku yang disiapkan di taman bacaan ini masih kurang. Saya minta agar dari pihak PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) bisa menambahkannya lagi. Seperti buku-buku sejarah bangsa, buku buku cerita pahlawan, dan buku tokoh-tokoh yang menginspirasi anak-anak,” kata Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid di Sandik, Batulayar, Lombok Barat, Selasa (23/7) pada peresmian Taman Bacaan Asuransi Jasindo.

Fauzan berharap, nantinya lokasi taman bacaan semakin bertambah. Terkait pengelolaannya, kepala desa dapat bertanggung jawab untuk membuat jadwal kepada sekolah terdekat terkait penggunaan perpustakaan secara bergiliran. Hal ini karena kapasitas atau daya tampung kontainer hanya memuat 25 anak.

“Pengawasan dilakukan oleh kepala desa dan Jasindo akan selalu memonitor secara berkala perkebangan taman bacaan, apakah penggunaannya sesuai dengan tujuan semula serta kebersihaannya.” imbuhnya.

Bupati menambahkan, tujuan pemberian bantuan taman bacaan kepada pemerintah daerah Lobar yakni untuk membangkitkan semangat anak-anak dalam belajar. Selain itu, memberikan trauma healing pascabencana gempa Lombok.

“Kecuali itu, anak-anak kita tidak takut lagi belajar di ruang tertutup karena takut gempa. Oleh karena itu, kontainer dipilih untuk diubah menjadi taman bacaan dan perpustakaan. Seperti saat ini, untuk meningkatkan minat baca kepada anak anak,” pungkasnya.

Kepala Biro PKBL Asuransi Jasindo Mataram Reni Rizal menyebutkan, selain di Desa Sandik, taman bacaan serupa juga ada di desa Rumak, Kecamatan Kediri. Dibangunnya Taman Bacaan di sejumlah tempat sebagai wujud bina lingkungan dari perusahaan.

Dikatakan, Kampung Baca Jasindo merupakan sarana berbahan kontainer yang disulap menyerupai ruang kelas. Ruangan yang nyaman dengan buku bacaan yang menarik, diharapkan mampu menumbuhkan minat maayarakat, khususnya anak-anak untuk memanfaatkan fasilitas ini.

Kampung Baca didirikan PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Persero bekerja sama dengan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB) dan Pemkab Lombok Barat. Di Lombok Barat, PT. Jasindo mendirikan Kampung Baca di dua lokasi yakni Halaman Kantor Desa Rumak di Kecamatan Kediri, dan Halaman Taman Kota Sandik di Kecamatan Batulayar.

Bantuan yang diperkirakan bernilai lebih dari Rp500 juta ini nantinya akan dikelola oleh pemerintah desa di bawah pembinaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat.

“Untuk setiap lokasi, disediakan dua buah kontainer yang terdiri dari satu kontainer baca dan satu kontainer perpustakaan. Anak-anak bisa meminjam buku dan membaca langsung di tempat. Usai membaca anak-anak dilatih untuk merapikan kembali buku yang telah selesai dibaca,” kata Reni.

 

176