Home Ekonomi Tepis Kritik Anggaran Formula E, Ini Alasan Anies

Tepis Kritik Anggaran Formula E, Ini Alasan Anies

Jakarta, Gatra.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp934 miliar untuk menggelar Formula E. Artinya, keperluan biaya untuk ajang balap internasional tersebut mencapai Rp1,3 triliun jika diakumulasikan dengan anggaran sebelumnya yang telah disetujui DPRD.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berulang kali menyampaikan bahwa Formula E mampu menggerakan perekonomian hingga Rp1,2 triliun. Namun, Pemprov DKI justru membutuhkan dana yang lebih besar dari itu untuk menyelenggarakannya.

"Jangan bayangkan [seperti] usaha pribadi, keluar berapa masuk berapa. Ini adalah peredaran yang di Jakarta, itu akan masuk ke industri pariwisata, akan masuk ke industri seni. Jadi jangan dibayangkan seperti itu," dalil Anies saat dikritik wartawan terkait anggaran tersebut di Balai Kota Jakarta, Kamis (15/8).

Baca Juga: Kurs Poundsterling Jadi Alasan Anggaran Formula E Ditambah

Anies mengatakan bahwa anggaran yang diajukan Pemprov belum tentu digunakan sepenuhnya. Selain itu, akan dicarikan juga sponsor untuk menutupi dana yang diperlukan.

"Pemerintah itu kalau mengeluarkan uang adalah untuk membangun sekaligus menggerakkan perekonomian, bukan cuma mengeluarkan APBD untuk cari income," tutur Anies.

Sebagai informasi, dana tambahan senilai Rp934 miliar itu diajukan Pemprov Kamis (15/8) dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Rancangan APBD 2020. Rinciannya Rp378 miliar untuk penyelenggaraan dan Rp556 miliar untuk asuransi.

Anggaran tambahan itu belum disetujui DPRD DKI Jakarta. Anggota dewan baru menyepakati anggaran Rp360 miliar yang diajukan Pemprov pada Selasa (13/8).

 

685