Home Gaya Hidup Napak Tilas Kemerdekan, Quest Gelar Lomba di Kota Lama

Napak Tilas Kemerdekan, Quest Gelar Lomba di Kota Lama

Semarang, Gatra.com - Kota Lama Semarang merupakan bagian dari sisa-sisa peninggalan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Mengenang sejarah kemerdekaan, para manajemen Hotel Quest Semarang melakukan napak tilas di kawasan yang sering disebut 'Little Netherland' itu.

General Manager Hotel Quest Semarang, Wahyu Setyo Budiwan mengatakan, napak tilas dilakukan dengan mengunjungi beberapa gedung dan situs bersejarah, pada Kamis (15/8), kemarin sore. Sebanyak 30 staf dan karyawan hotel mengenakan kostum ala pahlawan perjuangan dan sepeda onthel saat menyambangi satu persatu gedung.

"Napak tilas sebagai momentum dalam menunjukkan bahwa Kota Lama bagian dari sejarah untuk diketahui, dimengerti dan dipelajari sebagai bentuk usaha menghargai perjuangan para pahlawan," kata Wahyu, di Semarang, Jumat (16/8).

Karyawan Hotel Quest Semarang menggelar napak tilas dengan lomba di Kota Lama Semarang. (Dok Quest/far)

Di dampingi guide resmi Kota Lama, beberapa situs bersejarah dikunjungi dengan diceritakan story telling sejarahnya. Diantaranya ada di Gedung Monod Diephuis yang ada di Jalan Kepodang, Gedung Nederlandsche Handel Maatschappij (NHM) atau yang sekarang digunakan sebagai gedung Bank Mandiri. Lalu berlanjut di spot situs akar rumah atau akar tua.

"Gedung Bank Mandiri atau NHM ini dibuat arsitek Jacob F. Klinkhamer, yang juga mendesain Gedung Lawangsewu. Kami singgah sejenak di situ," katanya.

Digedung NHM, peserta napak tilas diajak untuk ikut lomba permainan tradisional yaitu dakon atau congklak. Perjalanan dilanjutkan menuju gedung PKPRI. Pada spot ketiga ini, peserta melanjutkan lomba-lomba tradisional yang terdiri dari lomba balap karung dan juga lomba balap kelereng.

"Kami sangat antusias menggelar lomba di kawasan bersejarah ini, semua berlomba ingin menjadi juara," katanya.

Dari kegiatan ini, pihaknya berharap para karyawan bisa meniru sifat patriotisme para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan. Selain itu, sebagai destinasi wisata, Kota Lama bisa dipromosikan ke dunia internasional.

"Diharapkan karyawan kami makin kuat jiwa patriotismenya. Sebagai destinasi wisata, karyawan bisa lebih fasih menyampaikan informasi terkait Kota Lama kepada tamu menginap atau jika ada pertanyaan dari para kolega di dalam ataupun di luar kaitannya profesi pekerjaan yang kebetulan Kota Lama memang terletak tidak jauh dari hotel Quest Semarang," katanya.

229